Otomotif 01 Jul 2026 Penulis: Citra Dara Vresti Trisna Editor: Moh. Alpin Pulungan

Panel Instrumen Digital Terganggu, Hyundai Tarik 96 Ribu Tucson

Hyundai menarik 96.310 unit Tucson, Tucson Hybrid, dan Tucson Plug-In Hybrid di AS akibat gangguan perangkat lunak pada panel instrumen digital.

Hyundai me-recall 96.310 Tucson 2025-2026 di AS akibat bug panel instrumen digital yang dapat menghilangkan informasi penting saat berkendara.

Ilustrasi penarikan kembali (recall) Hyundai Tucson. Foto: carscoops.
Ilustrasi penarikan kembali (recall) Hyundai Tucson. Foto: carscoops.

Daftar Isi

  1. 01 Investigasi Dimulai Sejak Tahun Lalu

KABARBURSA.COM – Hyundai melakukan penarikan kembali (recall) terhadap 96.310 unit Tucson di Amerika Serikat. Keputusan recall ini diambil usai ditemukan potensi gangguan pada panel instrumen digital yang dapat menghilangkan tampilan informasi penting saat kendaraan dikendarai.

Carscoops melaporkan, berdasarkan pemberitahuan penarikan dari National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA), masalah tersebut terjadi pada Hyundai Tucson, Tucson Hybrid, dan Tucson Plug-In Hybrid model tahun 2025-2026. Panel instrumen digital pada kendaraan terdampak dapat melakukan reboot secara berkala ketika mobil sedang digunakan.

Gangguan itu menyebabkan layar panel instrumen berpotensi kosong. Selain itu, sistem head-up display juga dapat berhenti berfungsi sehingga pengemudi tidak dapat melihat berbagai informasi penting, termasuk indikator kecepatan dan bahan bakar.

Akibatnya, kendaraan tersebut dinilai tidak memenuhi Federal Motor Vehicle Safety Standards (FMVSS) karena informasi yang wajib ditampilkan kepada pengemudi dapat hilang selama perjalanan.

Hyundai menjelaskan masalah tersebut dipicu oleh kesalahan komunikasi antara kluster instrumen dan head-up displayakibat logika perangkat lunak yang tidak bekerja sebagaimana mestinya.

Recall tersebut mencakup total 96.310 kendaraan yang terdiri atas 53.886 unit Tucson Hybrid model 2025-2026 yang diproduksi pada 18 Juni 2024 hingga 7 Mei 2026.

Selain itu, terdapat 39.605 unit Hyundai Tucson model 2025-2026 yang dirakit pada periode 7 Juni 2024 hingga 30 April 2026. Sementara itu, sebanyak 2.819 unit Tucson Plug-In Hybrid model 2025-2026 yang diproduksi antara 9 Juli 2024 hingga 14 April 2026 juga masuk dalam daftar kendaraan yang harus diperbaiki.

Investigasi Dimulai Sejak Tahun Lalu

Hyundai mulai menyelidiki persoalan tersebut pada kuartal ketiga tahun lalu setelah menerima laporan pelanggan mengenai panel instrumen Hyundai Tucson Hybrid yang sesekali mengalami gangguan saat kendaraan digunakan.

Meski demikian, hingga proses investigasi selesai, belum terdapat laporan kecelakaan maupun cedera yang dikaitkan dengan matinya panel instrumen secara tiba-tiba.

Hyundai menjadwalkan pemberitahuan resmi kepada dealer dan pemilik kendaraan pada 22 Agustus. Sebagai langkah perbaikan, pemilik kendaraan dapat membawa mobilnya ke dealer resmi untuk mendapatkan pembaruan perangkat lunak tanpa dikenakan biaya.

Bagi pelanggan yang telah mengaktifkan layanan pembaruan over-the-air (OTA) melalui Hyundai Bluelink, pembaruan perangkat lunak juga dapat dipasang secara langsung dari rumah tanpa perlu mendatangi bengkel.

Kasus ini kembali menunjukkan tantangan yang muncul seiring semakin luasnya penggunaan panel instrumen digital pada kendaraan modern.

Jika pada panel analog gangguan seperti ini relatif jarang terjadi, kompleksitas sistem berbasis perangkat lunak membuat produsen kini harus lebih sering melakukan pembaruan untuk menjaga fungsi perangkat tetap berjalan normal.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
CI
Ass. Redaktur

Citra Dara Vresti Trisna

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait