KABARBURSA.COM – PT Toyota-Astra Motor (TAM) memperkuat dominasinya di pasar pikap 4x4 nasional setelah pangsa pasar Toyota Hilux meningkat dari 57 persen pada Januari-Mei 2025 menjadi 70,2 persen pada periode yang sama tahun ini.
Untuk menjaga momentum tersebut, Toyota meluncurkan New Hilux generasi kesembilan dengan peningkatan performa, desain, fitur, hingga menghadirkan varian Battery EV.
Kenaikan pangsa pasar itu menunjukkan posisi Hilux masih menjadi pilihan utama di segmen kendaraan niaga 4x4 yang banyak digunakan oleh sektor pertambangan, perkebunan, konstruksi, hingga operasional perusahaan.
President Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Takuya Yokohama, mengatakan penyegaran New Hilux dilakukan sebagai respons atas meningkatnya kepercayaan pelanggan terhadap model tersebut.
"Hilux merupakan salah satu model Toyota yang telah lama diandalkan pelanggan sebagai partner mobilitas tangguh di berbagai sektor. Penerimaan positif ini tercermin dari market share Hilux di segmen Pick Up 4x4 yang terus menguat, dari 57 persen pada Januari - May 2025 menjadi 70,2 persen di periode yang sama tahun 2026,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin, 29 Juni 2026.
Pikap terbaru ini diklaim memiliki peningkatan yang lebih signifikan, mulai dari mesin 1GD nya yang lebih powerful, desain yang semakin gagah, hingga fitur-fitur yang lebih advanced.
“Sejalan dengan Toyota Multipathway Strategy, kami juga memperluas opsi elektrifikasi di segmen komersial melalui hadirnya New Hilux Battery EV, yang tetap membawa karakter tangguh dan andal khas Hilux,” ujarnya.
New Hilux Dibekali Mesin Lebih Bertenaga
Toyota membekali New Hilux dengan mesin diesel 1GD-FTV berkapasitas 2.755 cc yang menghasilkan tenaga 201 hp dan torsi 500 Nm.
Seluruh varian 4x4 menggunakan sistem Part Time 4WD dengan Rear Differential Lock yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan melintasi berbagai kondisi jalan. Toyota juga meningkatkan kualitas pengendalian, stabilitas, dan kenyamanan berkendara agar kendaraan tetap optimal saat membawa beban maupun digunakan di medan off-road.
Penyegaran juga dilakukan pada sisi eksterior dan interior. Varian tertinggi dibekali layar multimedia 12,3 inci, panel instrumen Full TFT 12 inci, Toyota Safety Sense (TSS) 3.0, serta sejumlah fitur pendukung seperti Multi-Terrain Select, Adaptive Cruise Control, Blind Spot Monitor, hingga tujuh airbag.
Selain menghadirkan model bermesin diesel, Toyota juga memperluas lini Hilux melalui Battery EV sebagai bagian dari strategi elektrifikasi perusahaan.
Hilux Battery EV menggunakan dua motor listrik dengan sistem All-Wheel Drive (AWD), baterai lithium-ion berkapasitas 59,2 kWh, dan tenaga maksimum 144 kW. Model tersebut dipasarkan dengan harga Rp1,019 miliar OTR Jakarta.
Vice President Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Jap Ernando Demily, mengatakan penyegaran New Hilux ditujukan untuk menjaga daya saing model tersebut di berbagai kebutuhan pelanggan.(*)