Otomotif 01 Jul 2026 Penulis: Harun Rasyid Editor: Yunila Wati

Investasi Besar, Toyota Garap Taksi Listrik Terbang Bersama Perusahaan AS

Toyota dan Joby Aviation membentuk joint venture untuk mempercepat produksi komersial taksi udara listrik (eVTOL).

Toyota dan Joby Aviation berkolaborasi membentuk Joby Toyota Aero Manufacturing Preparation Company untuk produksi masal taksi udara listrik (eVTOL). Cek detail

Toyota bentuk perusahaan patungan dengan Joby Aviation, garap pesawat untuk bisnis taksi listrik terbang. Berikut spesifikasinya. (Foto: Dok. Driven Car Guide)
Toyota bentuk perusahaan patungan dengan Joby Aviation, garap pesawat untuk bisnis taksi listrik terbang. Berikut spesifikasinya. (Foto: Dok. Driven Car Guide)

KABARBURSA.COM – Toyota melakukan ekspansi bisnis mobilitas udara dengan membentuk aliansi manufaktur bersama Joby Aviation. 

Kolaborasi raksasa otomotif Jepang dan perusahaan penerbangan asal Amerika Serikat (AS) tersebut, diwujudkan melalui pembentukan perusahaan patungan bernama Joby Toyota Aero Manufacturing Preparation Company.

Carscoops melaporkan, usaha joint venture tersebut akan berfokus  mempercepat kesiapan produksi komersial taksi udara listrik.

Perusahaan patungan yang berbasis di California, AS ini akan dikendalikan Toyota dengan kepemilikan 51 persen saham. 

Langkah ini menjadi kelanjutan dari investasi sebesar USD894 juta yang telah digelontorkan Toyota ke Joby Aviation sejak 2020.

Melalui kerja sama tersebut, kedua perusahaan akan menggabungkan teknologi penerbangan listrik milik Joby dengan pengalaman Toyota dalam sistem produksi dan efisiensi manufaktur.

Sebagai tahap awal, Joby Toyota Aero Manufacturing Preparation Company akan mempersiapkan fondasi produksi komersial sekaligus meningkatkan produktivitas, kualitas, dan efisiensi biaya. 

Selain itu, kolaborasi ini diharapkan mampu memperbesar kapasitas produksi Joby Aviation guna memenuhipermintaan pesawat electric Vertical Take-Off and Landing (eVTOL).

Chairman Toyota, Akio Toyoda, mengatakan kolaborasi tersebut sejalan dengan visi perusahaan dalam menghadirkan solusi mobilitas yang lebih luas.

"Sejak didirikan, kami telah dipandu oleh filosofi menyediakan mobilitas untuk semua. Kami melihat mobilitas udara sebagai perpanjangan alami dari filosofi tersebut, dari darat ke langit dan sebagai cara untuk membawa nilai baru bagi kehidupan masyarakat dan masyarakat secara keseluruhan," ujarnya dikutip, Rabu, 1 Juli 2026.

Toyoda juga kian optimistis bahwa kolaborasi Toyota dan Joby Aviation dapat mewujudkan kendaraan masa depan di sektor penerbangan.

"Sangat berarti bagi kami untuk menghadapi tantangan ini bersama Joby, mitra yang memiliki visi yang sama. Kami percaya penguatan hubungan ini merupakan langkah penting ke depan dalam mewujudkan masyarakat mobilitas masa depan," sebutnya.

Diketahui, Joby Aviation merupakan perusahaan pengembang taksi udara listrik yang tengah menyiapkan layanan transportasi udara jarak pendek. Perusahaan menargetkan menghadirkan pengalaman perjalanan yang memadukan antara transportasi darat dan udara melalui kemitraan dengan sejumlah perusahaan transportasi, termasuk Delta dan Uber.

Pesawat eVTOL buatan Joby dirancang mampu mengangkut empat penumpang dan satu pilot. Kendaraan tersebut dilengkapi enam rotor, empat paket baterai, serta sejumlah sistem untuk meningkatkan aspek keselamatan.

Soal performa, pesawat eVTOL Toyota ini diklaim mampu melaju hingga kecepatan 322 kilometer per jam.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
HA
Jurnalis

Harun Rasyid

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait