Market Hari Ini 22 Sep 2025 Penulis: Yunila Wati Editor: Pramirvan Datu

Saham SMIL Dekati Resistance Psikologis, Tren Bullish Kuat Masih Berlanjut

SMIL melanjutkan tren bullish ke Rp740 dan mendekati resistance psikologis Rp760, dengan sinyal teknikal sangat beli dan prospek target hingga Rp830.

Saham SMIL bullish ke Rp740, mendekati resistance Rp760. Indikator teknikal sangat beli, peluang rally ke Rp800–Rp830 terbuka lebar.

Aktivitas PT Sarana Mitra Luas Tbk. Foto: Dok SMIL.
Aktivitas PT Sarana Mitra Luas Tbk. Foto: Dok SMIL.

KABARBURSA.COM - PT Sarana Mitra Luas Tbk. (SMIL) kembali mencuri perhatian pasar setelah melanjutkan reli kenaikan sejak Agustus lalu. Pada perdagangan harian, harga SMIL ditutup di level Rp740, naik 2,78 persen dengan volume cukup solid di 163,23 juta lembar. 

Kenaikan ini sekaligus membawa SMIL mendekati resistance psikologis di area Rp750–Rp760, yang menjadi penentu apakah tren bullish masih berlanjut atau berpotensi konsolidasi.

Analis Rita Efendy menilai, pergerakan SMIL tetap konstruktif dengan strategi perdagangan yang terbagi dua: buy on breakout dan buy on weakness. Entry posisi disarankan jika harga mampu menembus dan bertahan di atas Rp760, yang akan membuka ruang bagi rally lanjutan menuju target Rp800 hingga Rp830. 

Alternatif lain, investor dapat memanfaatkan pelemahan ke area support minor di Rp700–Rp710 untuk melakukan akumulasi bertahap, dengan batasan risiko atau stop loss di Rp690 hingga Rp660. 

Strategi ini dianggap selaras dengan kondisi teknikal yang memperlihatkan tren jangka menengah dan panjang masih sehat.

Secara teknikal, indikator-indikator utama memperlihatkan sinyal sangat beli. Relative Strength Index (RSI) berada di level 84,5, menandakan saham ini sudah berada di zona overbought, tetapi seringkali kondisi ini justru menunjukkan momentum bullish yang kuat. 

Stochastic juga berada di atas 80, memperkuat sinyal jenuh beli namun masih inline dengan tren kenaikan. Indikator MACD yang menanjak ke 88,54 mengonfirmasi tren penguatan, sementara ADX di atas 50 menegaskan kekuatan tren yang solid. 

Hampir semua indikator lainnya, termasuk CCI, ROC, hingga Bull/Bear Power, mendukung sentimen beli.

Dari sisi Moving Average, seluruh garis MA mulai dari jangka pendek (MA5) hingga jangka panjang (MA200) berada jauh di bawah harga saat ini, memperlihatkan tren naik yang konsisten dan sehat. 

Harga SMIL yang sudah menembus level pivot 711,67 kini bergerak menuju area resistance 738–756. Jika level Rp760 tertembus dengan volume besar, peluang menuju target berikutnya di Rp783 hingga Rp830 semakin terbuka.

Melihat kombinasi strategi perdagangan dari analis, dukungan indikator teknikal, dan tren harga yang konsisten naik, SMIL saat ini bisa dikategorikan sebagai saham dengan prospek bullish yang menarik untuk dikoleksi. 

Bagi investor jangka pendek, momentum breakout di atas Rp760 menjadi sinyal kunci untuk meraih potensi keuntungan cepat menuju Rp800–Rp830. 

Sementara bagi investor jangka menengah, strategi akumulasi di saat koreksi minor akan memberi posisi masuk yang lebih aman dengan potensi keuntungan yang masih besar.

Secara keseluruhan, SMIL menawarkan peluang cuan yang signifikan, meski investor tetap perlu disiplin mengatur risiko mengingat kondisi teknikal sudah memasuki zona jenuh beli. 

Selama tren bullish tetap terjaga dan level support kunci tidak ditembus, saham ini berpotensi memberikan keuntungan menarik dalam waktu dekat.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
YU
Redaktur

Yunila Wati

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait