# RMKE Tunda Penerbitan Obligasi, ini Alasannya > RMKE tunda penerbitan obligasi Rp600 miliar berdasarkan surat ke KSEI. Emiten juga siapkan buyback saham hingga Rp200 miliar. Penawaran Obligasi Rp600 miliar ditunda hingga pemberitahuan lebih lanjut berdasarkan surat RMKE ke KSEI, di tengah rencana buyback saham hingga Rp200 miliar. ## Metadata - Source: kabarbursa.com - Access Level: Free - Category: Market Hari Ini - Published At: 2026-02-24 14:35:00 - Author: Yunila Wati - Editor: Pramirvan Datu - Canonical URL: https://www.kabarbursa.pro/market-hari-ini/rmke-tunda-penerbitan-obligasi-ini-alasannya - Markdown URL: https://www.kabarbursa.pro/market-hari-ini/rmke-tunda-penerbitan-obligasi-ini-alasannya.md ## Article **KABARBURSA.COM** - PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mengumumkan penundaan penerbitan Obligasi Berkelanjutan I RMK Energy Tahap II Tahun 2026 yang direncanakan oleh PT RMK Energy Tbk (RMKE).  Penundaan tersebut merupakan tindak lanjut dari perubahan jadwal penerbitan sebagaimana tercantum dalam pengumuman KSEI No. KSEI-3228/DIR/0226 tertanggal 18 Februari 2026. Berdasarkan surat RMKE No. 07.29/SPb/RMEKSEI/II/2026 tertanggal 23 Februari 2026, penawaran umum yang semula dijadwalkan pada 24 Februari 2026 resmi ditunda hingga pemberitahuan lebih lanjut.  Dengan demikian, seluruh rangkaian jadwal penerbitan yang telah ditetapkan sebelumnya turut mengalami perubahan. Sebelumnya, obligasi ini direncanakan memiliki nilai pokok total Rp600 miliar yang terbagi dalam dua seri. Seri A sebesar Rp450 miliar dengan tingkat bunga tetap 7,75 persen per tahun dan tenor lima tahun sejak tanggal emisi, serta Seri B sebesar Rp150 miliar dengan bunga tetap 8,25 persen per tahun dan tenor tujuh tahun sejak tanggal emisi.  Surat utang ini juga telah memperoleh peringkat idA dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) yang berlaku untuk periode 7 Maret 2025 hingga 1 Maret 2026. Jadwal awal menunjukkan masa penawaran umum berlangsung pada 10–12 Februari 2026, kemudian mengalami perubahan menjadi 25 Februari 2026. Tahapan berikutnya mencakup penjatahan, pengembalian dana pemesanan, distribusi secara elektronik, serta rencana pencatatan di Bursa Efek Indonesia pada 20 Februari 2026.  Namun dengan adanya surat terbaru dari perseroan, proses tersebut tidak dilanjutkan sesuai jadwal dan ditunda tanpa batas waktu yang ditentukan. Dalam prospektus sebelumnya, sekitar 31,67 persen dana hasil penerbitan obligasi direncanakan untuk pemberian pinjaman kepada anak usaha, PT Royaltama Multi Komoditi Nusantara (RMKN). Dengan penundaan ini, rencana pendanaan melalui instrumen obligasi tersebut belum terealisasi sesuai jadwal yang telah diumumkan sebelumnya. Pengumuman resmi yang disampaikan KSEI menegaskan bahwa penundaan dilakukan berdasarkan permintaan dan pemberitahuan dari RMKE. Hingga saat ini, belum terdapat informasi lanjutan mengenai jadwal baru penerbitan maupun perubahan struktur penerbitan obligasi tersebut. ## **Buyback Saham** Selain menerbitkan obligasi, RMKE juga merencanakan buyback saham. Seperti diberitakan **KabarBursa.com**, PT RMK Energy Tbk (RMKE) mengumumkan rencana pembelian kembali saham (*buyback*) dengan nilai maksimum Rp200 miliar di tengah kondisi pasar modal yang berfluktuasi signifikan.  Rencana *buyback *tersebut disampaikan melalui keterbukaan informasi yang dipublikasikan, Jumat, 30 Januari 2026.  Manajemen RMK Energy menyatakan bahwa *buyback *akan dilakukan sebagai bagian dari kebijakan menjaga kinerja dan stabilitas pasar modal dalam kondisi volatil. Berdasarkan ketentuan, perusahaan dapat melaksanakan *buyback *tanpa persetujuan rapat umum pemegang saham. “Nilai maksimum dana yang disiapkan untuk *buyback *mencapai Rp200.000.000.000, termasuk biaya transaksi, biaya perantara perdagangan efek, dan biaya lain yang terkait,” tulis keterbukaan informasi seperti dikutip **Kabarbursa.com**.  Buyback akan dilakukan melalui Bursa Efek Indonesia (BEI) maupun di luar bursa, baik secara bertahap maupun sekaligus, dengan tetap memperhatikan kondisi likuiditas dan permodalan perusahaan. Adapun periode pelaksanaan buyback dijadwalkan berlangsung mulai 2 Februari 2026 hingga 1 Mei 2026. Penyampaian keterbukaan informasi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan BEI serta pengumuman melalui situs web bursa dan situs web perusahaan dilakukan pada 30 Januari 2026.(*) ## KabarBursa Investor Pro For deeper investor analysis, listed-company insight, financial report interpretation, dividend quality ranking, stock screening, and stock ownership return simulation, use KabarBursa Investor Pro. - Insight Daily: https://www.kabarbursa.pro/insight-daily - Insight Emiten: https://www.kabarbursa.pro/insight-emiten - Dividen King: https://www.kabarbursa.pro/dividen-king - Strategi Procopy: https://www.kabarbursa.pro/strategi-procopy - Subscribe: https://www.kabarbursa.pro/langganan