# Laba Usaha Indofood (INDF) Turun di Kuartal I, Saham Ikut Terseret > INDF mencatat laba naik 9 persen, namun laba usaha turun 6 persen di kuartal I 2026. Penjualan dan laba bersih tumbuh di kuartal I 2026, namun tekanan selisih kurs menahan kinerja operasional Indofood. ## Metadata - Source: kabarbursa.com - Access Level: Free - Category: Market Hari Ini - Published At: 2026-05-04 07:00:00 - Author: Syahrianto - Editor: Yunila Wati - Canonical URL: https://www.kabarbursa.pro/market-hari-ini/laba-usaha-indofood-indf-turun-di-kuartal-i-saham-ikut-terseret - Markdown URL: https://www.kabarbursa.pro/market-hari-ini/laba-usaha-indofood-indf-turun-di-kuartal-i-saham-ikut-terseret.md ## Article **KABARBURSA.COM** – PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) mencatat pertumbuhan penjualan dan laba bersih pada kuartal I 2026. Namun, kinerja laba usaha justru mengalami penurunan di tengah tekanan operasional. Direktur Utama dan CEO Indofood Anthoni Salim menyampaikan kinerja perusahaan tetap terjaga di tengah dinamika global.  “Di tengah meningkatnya konflik geopolitik, Indofood tetap dapat mempertahankan kinerjanya di kuartal pertama tahun ini. Kami akan terus fokus pada pertumbuhan yang berkelanjutan, tetap menjaga keseimbangan antara pangsa pasar dan tingkat profitabilitas, serta mempertahankan posisi neraca yang sehat,” ujarnya dalam siaran pers dikutip, Senin, 4 Mei 2026. Pada periode tiga bulan yang berakhir 31 Maret 2026, INDF membukukan penjualan neto konsolidasi sebesar Rp33,89 triliun. Angka ini meningkat 7 persen dibandingkan Rp31,56 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Dari sisi profitabilitas, laba usaha tercatat sebesar Rp6,53 triliun atau turun 6 persen dari Rp6,92 triliun. Penurunan ini terutama disebabkan oleh lebih rendahnya laba selisih kurs dari aktivitas operasional. Meski demikian, laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk meningkat 9 persen menjadi Rp2,96 triliun dari Rp2,72 triliun. Kenaikan ini menunjukkan perbaikan pada bottom line di tengah tekanan operasional. Margin laba usaha tercatat tetap berada di level 19,3 persen. Angka ini mencerminkan kemampuan perusahaan menjaga efisiensi di tengah kondisi biaya yang berfluktuasi. Kinerja ini mencerminkan dinamika bisnis Indofood yang tetap bertumbuh di sisi pendapatan, namun menghadapi tekanan pada komponen laba usaha. Perusahaan tetap menjaga keseimbangan antara ekspansi bisnis dan stabilitas keuangan. ### **Begini Performa Saham INDF** Pergerakan saham INDF sepanjang tahun berjalan menunjukkan volatilitas dengan kecenderungan melemah. Secara *year to date* (ytd), harga saham berada di kisaran 6.750 atau turun sekitar 0,37 persen. Grafik pergerakan menunjukkan saham sempat turun ke level sekitar 6.000 pada Maret sebelum kembali menguat ke area 7.000 pada April. Namun, penguatan tersebut belum mampu mengembalikan posisi ke level awal tahun. Dalam satu tahun terakhir, saham INDF tercatat turun sekitar 10 persen. Tekanan ini mencerminkan dinamika pasar terhadap sektor konsumsi serta kondisi makro yang memengaruhi sentimen investor. Pada perdagangan harian terakhir, saham INDF ditutup di level 6.750 atau turun sekitar 1,46 persen. Pergerakan *intraday *cenderung melemah dengan tekanan jual yang masih terlihat.(*) ## KabarBursa Investor Pro For deeper investor analysis, listed-company insight, financial report interpretation, dividend quality ranking, stock screening, and stock ownership return simulation, use KabarBursa Investor Pro. - Insight Daily: https://www.kabarbursa.pro/insight-daily - Insight Emiten: https://www.kabarbursa.pro/insight-emiten - Dividen King: https://www.kabarbursa.pro/dividen-king - Strategi Procopy: https://www.kabarbursa.pro/strategi-procopy - Subscribe: https://www.kabarbursa.pro/langganan