Market Hari Ini 24 Jun 2026 Penulis: Citra Dara Vresti Trisna Editor: Moh. Alpin Pulungan

ASSA Tambah Modal Anak Usaha Rp28 Miliar, Ada Rencana Ekspansi Baru?

Tambahan modal Rp28,17 miliar ke PT Adi Sarana Investindo meningkatkan modal disetor menjadi Rp128,34 miliar dan menjadi sinyal ASSA masih menyiapkan ruang ekspansi melalui penguatan entitas usaha dalam grup.

ASSA suntik modal Rp28,17 miliar ke anak usaha PT Adi Sarana Investindo (ASI). Langkah ini dinilai sebagai upaya memperkuat permodalan dan membuka peluang baru.

PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) menambah modal pada anak usaha. Foto: dok KabarBursa.com
PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) menambah modal pada anak usaha. Foto: dok KabarBursa.com

KABARBURSA.COM – PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) menambah modal pada anak usahanya, PT Adi Sarana Investindo (ASI), sebesar Rp28,174 miliar. Langkah tersebut menjadi sinyal bahwa perseroan masih mempersiapkan ruang pertumbuhan baru melalui penguatan entitas usaha di dalam grup.

Melansir dari keterbukaan informasi publik, transaksi tersebut dilakukan pada 22 Juni 2026 melalui peningkatan penyertaan modal ASSA di ASI sebesar Rp28.174.000.000.

Perseroan menjelaskan bahwa transaksi tersebut merupakan transaksi afiliasi karena ASI merupakan anak usaha yang dimiliki langsung oleh ASSA.

Setelah transaksi dilakukan, modal ditempatkan dan disetor ASI meningkat dari Rp100,172 miliar menjadi Rp128,346 miliar.

Sementara itu, komposisi kepemilikan saham tidak mengalami perubahan signifikan. ASSA tetap menguasai 99,99 persen saham ASI atau setara Rp128,342 miliar, sedangkan sisanya dimiliki oleh Drs. Prodjo Sunarjanto Sekar Pantjawati sebesar 0,01 persen.

Tambahan modal tersebut menunjukkan upaya ASSA memperkuat struktur permodalan anak usahanya di tengah kebutuhan ekspansi dan pengembangan bisnis yang terus berjalan.

Dalam keterbukaan informasi, manajemen menyebut ASI membutuhkan tambahan modal untuk mendukung kegiatan usahanya.

"ASI dalam menjalankan usahanya membutuhkan tambahan modal, yang diharapkan dapat memberikan kontribusi positif kepada Perseroan," tulis manajemen ASSA dalam keterbukaan informasi yang disampaikan kepada regulator.

Meski tidak menjelaskan secara rinci penggunaan dana tersebut, tambahan modal pada anak usaha umumnya dilakukan untuk memperkuat kapasitas usaha, mendukung pengembangan bisnis, maupun memperbesar kemampuan pendanaan untuk menangkap peluang pertumbuhan baru.

Bagi investor, langkah ASSA ini dapat dibaca sebagai sinyal bahwa perseroan masih melihat prospek pertumbuhan pada lini usaha yang dijalankan melalui ASI.

Penguatan modal anak usaha juga berpotensi meningkatkan kontribusi terhadap kinerja grup dalam jangka menengah hingga panjang apabila digunakan untuk memperluas aktivitas bisnis.

Di sisi lain, transaksi tersebut tidak mengubah struktur pengendalian dalam grup karena ASSA tetap menjadi pemegang saham mayoritas hampir penuh di ASI.

Perseroan juga menegaskan bahwa transaksi afiliasi tersebut tidak mengandung benturan kepentingan sebagaimana diatur dalam Peraturan OJK Nomor 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan.

Dengan tambahan modal ini, pasar akan mencermati sejauh mana ASI dapat meningkatkan kontribusinya terhadap pertumbuhan ASSA, terutama di tengah upaya perseroan memperkuat berbagai lini bisnis yang menjadi penopang kinerja grup.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
CI
Ass. Redaktur

Citra Dara Vresti Trisna

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait