# ASLC Bidik Pertumbuhan Dua Digit dengan Ekspansi Ekosistem Mobil Bekas > ASLC mengembangkan ekosistem mobil bekas terintegrasi melalui JBA, Caroline.id, Cartalog, dan MotoGadai untuk mendorong pertumbuhan bisnis otomotif digital. PT Autopedia Sukses Lestari Tbk mengintegrasikan bisnis lelang kendaraan, dealer mobil bekas, platform digital, dan pembiayaan untuk memperkuat ekosistem otomotif nasional. ## Metadata - Source: kabarbursa.com - Access Level: Free - Category: Market Hari Ini - Published At: 2026-05-19 19:22:00 - Author: Citra Dara Vresti Trisna - Editor: Moh. Alpin Pulungan - Canonical URL: https://www.kabarbursa.pro/market-hari-ini/aslc-bidik-pertumbuhan-dua-digit-dengan-ekspansi-ekosistem-mobil-bekas - Markdown URL: https://www.kabarbursa.pro/market-hari-ini/aslc-bidik-pertumbuhan-dua-digit-dengan-ekspansi-ekosistem-mobil-bekas.md ## Article **KABARBURSA.COM** – PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) mulai mengembangkan bisnis mobil bekas menjadi ekosistem terintegrasi yang mencakup balai lelang, dealer retail, platform digital penentuan harga, hingga layanan pembiayaan kendaraan. Chief Financial Officer ASLC, Armeza Farhansyah Umar, mengatakan perseroan saat ini menjalankan model bisnis yang saling terhubung dari hulu hingga hilir untuk meningkatkan efisiensi dan mempercepat perputaran kendaraan di dalam ekosistem otomotif perusahaan. “Perseroan membangun model bisnis yang saling berhubung dari hulu ke hilir sehingga mampu menciptakan efisiensi, mempercepat perputaran kendaraan, serta meningkatkan optimalisasi aset di seluruh rangkai bisnis otomotif,” ujar Armeza dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tahunan dan paparan publik, Selasa, 19 Mei 2026. Sekadar informasi, ASLC memiliki empat lini bisnis utama dalam ekosistem tersebut, yakni balai lelang otomotif JBA, dealer mobil bekas Caroline.id, platform digital Cartalog, dan layanan gadai kendaraan MotoGadai. Di segmen wholesale atau bisnis lelang, ASLC mengoperasikan PT JBA Indonesia yang disebut sebagai salah satu balai lelang otomotif terbesar di Indonesia dengan pangsa pasar sekitar 40 persen. Saat ini JBA memiliki 15 auction points yang tersebar di 39 lokasi di Indonesia. Menurut perseroan, kekuatan utama JBA terletak pada integrasi antara jaringan fisik dan platform digital yang memungkinkan proses lelang dilakukan secara real time baik secara offline maupun online. “Seluruh proses lelang didukung oleh sistem digital JBA yang memastikan transparansi, efisiensi, dan keadilan bagi semua peserta baik yang mengikuti secara online maupun offline,” kata Armeza. ASLC juga memiliki sistem manajemen stok kendaraan yang terintegrasi secara real time dengan operasional JBA untuk membantu pengelolaan inventaris kendaraan. Di segmen retail, ASLC mengembangkan Caroline.id sebagai platform jual beli mobil bekas dengan model online to offline. Hingga akhir 2025, Caroline.id memiliki 18 showroom yang tersebar di wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat. Perseroan menyebut Caroline.id fokus pada penjualan kendaraan bekas siap pakai serta layanan trade-in. Pada 2025, Caroline.id mencatat penjualan sebanyak 4.425 unit mobil atau tumbuh sekitar 25 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Selain bisnis retail dan wholesale, ASLC juga mengembangkan platform digital Cartalog yang berfungsi sebagai mesin penentu harga dan infrastruktur transaksi kendaraan. “Selanjutnya juga kami memiliki platform pusat digital yang terintegrasi yang berfungsi sebagai mesin penentu harga serta infrastruktur transaksi cerdas bernama Cartalog,” ujar Armeza. Sementara itu, melalui PT Autopedia Sukses Gadai atau MotoGadai, perseroan mulai masuk ke bisnis pembiayaan berbasis kendaraan. MotoGadai menawarkan tiga produk utama, yakni FlexiPay, InstantPay, dan QuickPay. MotoGadai juga terintegrasi dengan bisnis lelang JBA sehingga pelanggan dapat menggunakan layanan pembiayaan untuk membeli kendaraan dari balai lelang tersebut. Menurut perseroan, MotoGadai masih berada dalam tahap awal operasional dengan fokus membangun fondasi bisnis untuk mendukung pertumbuhan di masa mendatang. Pada 2025, ASLC mencatat pendapatan lebih dari Rp1 triliun untuk pertama kalinya sejak perusahaan berdiri. Perseroan menyebut pertumbuhan tersebut didorong oleh peningkatan penjualan kendaraan bekas di Caroline.id serta kenaikan pendapatan bisnis lelang JBA. Untuk 2026, ASLC menargetkan pertumbuhan pendapatan dua digit di segmen penjualan mobil bekas dan menyiapkan ekspansi tambahan dua hingga tiga cabang baru.(*) ## KabarBursa Investor Pro For deeper investor analysis, listed-company insight, financial report interpretation, dividend quality ranking, stock screening, and stock ownership return simulation, use KabarBursa Investor Pro. - Insight Daily: https://www.kabarbursa.pro/insight-daily - Insight Emiten: https://www.kabarbursa.pro/insight-emiten - Dividen King: https://www.kabarbursa.pro/dividen-king - Strategi Procopy: https://www.kabarbursa.pro/strategi-procopy - Subscribe: https://www.kabarbursa.pro/langganan