# Aktivitas IPO, Obligasi, dan Right Issue di BEI Catatkan Kenaikan ## Metadata - Source: kabarbursa.com - Access Level: Free - Category: Market Hari Ini - Published At: 2025-01-26 11:33:44 - Author: Desty Luthfiani - Canonical URL: https://www.kabarbursa.pro/market-hari-ini/aktivitas-ipo-obligasi-dan-right-issue-di-bei-catatkan-kenaikan - Markdown URL: https://www.kabarbursa.pro/market-hari-ini/aktivitas-ipo-obligasi-dan-right-issue-di-bei-catatkan-kenaikan.md ## Article **KABARBURSA.COM** - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat aktivitas pencatatan saham, obligasi dan aksi korporasi right issue hingga 24 Januari 2025 mengalami sejumlah perkembangan signifikan. Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna, menjelaskan sepanjang periode tersebut sudah ada delapan perusahaan mencatatkan saham di BEI dengan total dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp3,70 triliun. "Selain itu, masih terdapat 18 perusahaan dalam pipeline pencatatan saham, terdiri atas 1 perusahaan dengan aset skala menengah sekitar Rp50 sampai Rp250 miliar dan 17 perusahaan dengan aset skala besar di atas Rp250 miliar," kata Nyoman melalui keterangan tertulis dikutip Minggu, 26 Januari 2025. Berdasarkan klasifikasi sektor, perusahaan dalam pipeline tersebut berasal dari *consumer non-cyclicals* ada enam perusahaan, *industrials* ada tiga perusahaan, *basic materials* ada dua perusahaan, *healthcare* ada dua perusahaan, *energy* ada dua perusahaan,* financials* ada satu perusahaan, *consumer cyclicals* ada satu perusahaan, dan *transportation & logistic* ada satu perusahaan. Di sisi lain, pada sektor obligasi, hingga saat ini telah diterbitkan delapan emisi dari tujuh penerbit Efek Beragun Aset (EBUS), dengan total dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp8,6 triliun. Selain itu, pipeline pencatatan obligasi mencakup 18 emisi dari 14 penerbit EBUS. Berdasarkan sektor, pipeline ini didominasi oleh perusahaan dari sektor* energy* ada empat emisi dan *financials* ada empat emisi, disusul *basic materials* ada tiga emisi,* consumer cyclicals* ada satu, *consumer non-cyclicals* ada satu dan infrastructures ada satu. Tidak ada emisi dari sektor *healthcare*, *industrials*, *properties & real estate*, *technology*, maupun *transportation & logistic.* Sementara itu, untuk aksi korporasi melalui mekanisme rights issue, hingga periode ini belum terdapat perusahaan yang berhasil menerbitkan rights issue. Namun, terdapat tujuh perusahaan yang masih berada dalam pipeline *rights issue* BEI. Sebagian besar berasal dari sektor basic materials ada tiga perusahaan, disusul sektor *energy* ada dua perusahaan dan *healthcare* ada dua perusahaan. Tidak ada pipeline *rights issue* dari sektor lainnya, seperti *consumer cyclicals*, *industrials*, *properties & real estate*, dan *transportation & logistic*. Secara keseluruhan, aktivitas pencatatan di pasar modal Indonesia menunjukkan dinamika yang signifikan dengan keterlibatan berbagai sektor ekonomi. Komposisi pipeline mencerminkan keberagaman potensi pertumbuhan dari berbagai industri, dengan sektor c*onsumer non-cyclicals* dan *basic materials* menjadi kontributor utama di pencatatan saham, sedangkan sektor *energy* dan *financials* mendominasi pipeline pencatatan obligasi. #### **Perluas Cakupan Sesi Pra Pembukaan** Sebelumnya, BEI telah mengumumkan sejumlah penyesuaian dalam perdagangan saham guna meningkatkan kapasitas sistem bursa dan menyelaraskan dengan praktik pasar modal regional. Salah satu langkah strategis tersebut adalah memperluas cakupan saham yang dapat diperdagangkan pada sesi pra pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan BEI Pande Made Kusuma Ari, dalam diskusi edukasi wartawan secara daring menjelaskan, tujuan penyesuaian ini adalah untuk menciptakan harga yang wajar berdasarkan informasi terbaru dan kesepakatan investor. "Melalui sesi pra pembukaan, harga yang terbentuk diharapkan mencerminkan informasi terkini dan menghasilkan harga yang wajar," ujar Ari, dikutip Kamis, 23 Januari 2025. Sebelumnya, sesi pra pembukaan hanya mencakup saham dalam indeks LQ45. Kini, cakupan tersebut diperluas hingga saham-saham di papan utama, papan pengembangan, dan papan ekonomi baru. Dengan perubahan ini, BEI berharap likuiditas pasar meningkat seiring meningkatnya aktivitas perdagangan. Untuk sesi pra pembukaan, waktu input dimulai pukul 08:45 hingga 08:57:59. Proses pencocokan berlangsung dari pukul 08:58 hingga 08:59:59, dengan periode non-cancellation atau waktu di mana order tidak bisa dibatalkan akan diberlakukan mulai tahun 2025, tepatnya pada pukul 08:56 hingga 08:57:59. Adapun sesi pra-penutupan dimulai pukul 15:50 hingga 15:59:59, dengan proses random closing berlangsung dari pukul 15:58 hingga 15:59:59. Sesi pencocokan diperpanjang hingga pukul 16:01:59, sementara sesi pasca-penutupan berlangsung dari pukul 16:02 hingga 16:15. Penerapan periode non-cancellation pada sesi pra-penutupan direncanakan mulai kuartal keempat 2025.   Made menyatakan bahwa implementasi efek baru dan instrumen derivatif, seperti struktur waran, turut mendorong peningkatan aktivitas perdagangan. Ia mencontohkan bahwa penerapan struktur waran sebelumnya telah mampu meningkatkan transaksi hingga tiga kali lipat pada saham-saham tertentu. "Produk-produk saham baru yang kami luncurkan diharapkan memberikan manfaat likuiditas lebih besar bagi pasar modal Indonesia," katanya. Sesi pra pembukaan dirancang untuk mengakomodasi informasi terbaru yang muncul antara penutupan perdagangan hari sebelumnya hingga pembukaan perdagangan keesokan harinya. Investor dapat memasukkan order beli dan jual pada sesi ini untuk menghasilkan harga pembukaan yang lebih adil dan mencerminkan kondisi pasar terkini. "Proses ini memungkinkan harga yang terbentuk menjadi lebih wajar karena merepresentasikan kesepakatan berdasarkan informasi terbaru," ujar Made. Sementara itu, terkait aktivitas day trading atau transaksi jual beli saham dalam satu hari, Made menjelaskan bahwa tidak ada pengaturan khusus yang diberlakukan untuk perusahaan publik. Menurutnya, day trading merupakan aktivitas murni investor sehingga BEI belum mengeluarkan regulasi baru terkait hal tersebut. Penyesuaian ini merupakan bagian dari upaya BEI untuk menciptakan perdagangan saham yang lebih efisien dan mendukung pertumbuhan likuiditas pasar. Langkah strategis ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi dinamika pasar modal Indonesia.(*) ## KabarBursa Investor Pro For deeper investor analysis, listed-company insight, financial report interpretation, dividend quality ranking, stock screening, and stock ownership return simulation, use KabarBursa Investor Pro. - Insight Daily: https://www.kabarbursa.pro/insight-daily - Insight Emiten: https://www.kabarbursa.pro/insight-emiten - Dividen King: https://www.kabarbursa.pro/dividen-king - Strategi Procopy: https://www.kabarbursa.pro/strategi-procopy - Subscribe: https://www.kabarbursa.pro/langganan