Market Hari Ini 30 Jun 2026 Penulis: Hutama Prayoga Editor: Tim Editorial

Abaikan Konflik AS-Iran, Tiga Indeks Utama Wall Street Menguat

Tensi baru di Timur Tengah gagal membendung laju bursa saham AS seiring optimisme investor menyambut musim laporan keuangan

Indeks Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq kompak menguat di tengah konflik baru AS-Iran.

Ilustrasi: Plang nama jalan Wall Street (Foto: PxHere)
Ilustrasi: Plang nama jalan Wall Street (Foto: PxHere)

KABARBURSA.COM - Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau Wall Street ditutup menguat di tengah ketegangan AS dan Iran yang kembali terjadi.

Mengutip Reuters, Indeks Dow Jones Industrial Average naik 358,34 poin atau 0,69 persen menjadi 52.234,45, S&P 500 ditutup ke level 7.432,92 atau meningkatkan 1,07 persen, dan  Nasdaq Composite melonjak 1,84 persen ke level 25.761,96.

Peter Cardillo, kepala ekonom pasar di Spartan Capital Securities di New York melihat  ketegangan antara AS dan Iran selama akhir pekan lalu tidak berdampak negatif pada pasar.

"Pasar sedang menantikan dan bersiap untuk musim laporan keuangan, yang tidak terlalu jauh lagi," katanya.

Adapun, sebagian besar perusahaan S&P 500 dijadwalkan mulai melaporkan hasil kuartal kedua setelah pertengahan Juli 2026 mendatang.

Sektor jasa komunikasi memimpin kenaikan di antara sektor-sektor S&P 500. Saham Comcast naik 6,1 persen setelah mereka berencana  memisahkan diri menjadi dua perusahaan independen yang terdaftar di bursa saham melalui pemisahan bebas pajak dari NBCUniversal dan Sky.

Sementara itu Saham SpaceX naik 5,3 persen setela  perusahaan yang baru IPO itu akan ditambahkan ke indeks Nasdaq 100 pada 7 Juli. Sedangkan perusahaan induk Google, Alphabet, naik 4,6 persen saat memulai hari pertamanya sebagai komponen Dow Jones.

Menurut Cardillo, laporan keuangan di akhir kuartal bisa membuat investor membeli saham-saham tertentu untuk membuat portofolio mereka terlihat lebih baik.

Di sisi lain, RBC Capital Markets menyebutkan kekuatan pendapatan dan latar belakang makro yang mendukung menjadi alasan mereka menaikkan target 12 bulan untuk indeks S&P 500 di level 8.150 dari 7.900. (*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
HU
Ass. Redaktur

Hutama Prayoga

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait