Makro 30 Jun 2026 Penulis: Desty Luthfiani Editor: Syahrianto

Jaya Sukses (RISE) Akuisisi Perusahaan di Sumsel, Siapkan Tanrise Industrial Park Palembang

RISE mengakuisisi 51 persen saham PT Tunas Triasa Tangguh untuk mengembangkan Tanrise Industrial Park Palembang seluas 131 hektare.

RISE mengakuisisi 51 persen saham PT Tunas Triasa Tangguh senilai Rp57,58 miliar untuk mengembangkan kawasan industri di Sumatera Selatan.

RISE memperluas bisnis di luar sektor properti dengan mengakuisisi 51 persen saham PT Tunas Triasa Tangguh. Langkah ini menjadi pintu masuk Perseroan untuk mengembangkan Tanrise Industrial Park Palembang di Sumatera Selatan sebagai sumber pertumbuhan baru. Foto: IG @tanrisegroup.
RISE memperluas bisnis di luar sektor properti dengan mengakuisisi 51 persen saham PT Tunas Triasa Tangguh. Langkah ini menjadi pintu masuk Perseroan untuk mengembangkan Tanrise Industrial Park Palembang di Sumatera Selatan sebagai sumber pertumbuhan baru. Foto: IG @tanrisegroup.

Daftar Isi

  1. 01 Pergerakan Saham RISE

KABARBURSA.COM – PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) resmi berekspansi ke sektor kawasan industri melalui akuisisi 51 persen saham PT Tunas Triasa Tangguh (TTT). Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi diversifikasi usaha perseroan untuk memperkuat pertumbuhan jangka panjang di luar bisnis properti.

Akuisisi dilakukan melalui entitas anak usaha PT Millenium Mega Mulia (MMM) dengan nilai transaksi sebesar Rp57,578 miliar yang seluruhnya dibiayai menggunakan dana internal perseroan.

Direktur Utama PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk, Budi Agusti, mengatakan ekspansi ke sektor kawasan industri merupakan langkah strategis untuk memperluas portofolio bisnis sekaligus menciptakan sumber pertumbuhan baru.

"Kami melihat pengembangan kawasan industri memiliki prospek yang menarik seiring meningkatnya kebutuhan lahan industri dan aktivitas investasi di berbagai daerah. Kehadiran Tanrise Industrial Park Palembang diharapkan menjadi salah satu motor pertumbuhan baru bagi Perseroan ke depan," ujar Budi dalam keterangan resmi, Selasa, 30 Juni 2026.

Melalui akuisisi tersebut, RISE akan mengembangkan Tanrise Industrial Park Palembang di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Kawasan industri terpadu itu akan dibangun di atas lahan seluas sekitar 131 hektare yang merupakan aset utama PT Tunas Triasa Tangguh.

Perseroan menilai Sumatera memiliki prospek pertumbuhan industri dan investasi yang semakin menjanjikan sehingga menjadi lokasi strategis untuk memperluas cakupan bisnis.

Tanrise Industrial Park Palembang diproyeksikan menjadi pusat aktivitas industri dan logistik di Sumatera Selatan. Selain mengoptimalkan pemanfaatan aset, proyek tersebut diharapkan mampu menciptakan sinergi dengan portofolio bisnis perseroan yang telah ada.

Menurut perseroan, ekspansi ke sektor kawasan industri akan memberikan manfaat strategis dalam jangka menengah dan panjang melalui diversifikasi sumber pendapatan, penguatan landbank produktif, serta peningkatan nilai perusahaan. Langkah tersebut juga melengkapi lini usaha RISE yang selama ini bergerak di bidang properti, hotel dan leisure, business district, community living, hingga integrated city.

Dari sisi tata kelola, transaksi akuisisi telah memperoleh pendapat kewajaran (fairness opinion) dari penilai independen dan dinyatakan wajar. Nilai transaksi tersebut juga hanya setara sekitar 2,07 persen dari total ekuitas perseroan per 31 Desember 2025 sehingga tidak tergolong sebagai transaksi material dan tidak berdampak material terhadap struktur permodalan perseroan.

Budi optimistis pengembangan Tanrise Industrial Park Palembang akan menjadi salah satu pilar pertumbuhan baru bagi perseroan.

"Ke depan, RISE optimistis pengembangan Tanrise Industrial Park Palembang akan menjadi salah satu pilar pertumbuhan baru yang mampu memperkuat fundamental bisnis sekaligus mendukung peningkatan kinerja keuangan Perseroan secara berkelanjutan," katanya.

Pergerakan Saham RISE

Di Bursa Efek Indonesia, saham RISE ditutup melemah pada level Rp880 per saham. Dalam tiga bulan terakhir, harga saham perseroan telah terkoreksi sekitar 55,78 persen atau turun 1.110 poin dari kisaran Rp1.990 menjadi Rp880 per saham.

Sepanjang periode tersebut, saham RISE sempat menyentuh level tertinggi Rp2.700 per saham sebelum berbalik melemah hingga menyentuh level terendah Rp710. Meski demikian, secara fundamental perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp97 miliar pada kuartal I 2026, meningkat signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp16 miliar, mencerminkan pertumbuhan kinerja operasional di tengah tekanan pada harga saham.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
DE
Jurnalis

Desty Luthfiani

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait