Insight Emiten ARKO 02 Oct 2025 Penulis: KabarBursa.com

Momentum Hijau: ARKO Berselancar di Gelombang Pro-EBT

KABARBURSA.COM - Pemerintah resmi mengundangkan Peraturan Pemerintah (PP) No. 40 Tahun 2025 tentang Kebijakan Energi Nasional (KEN), yang menggantikan PP 79/2014 dan menempatkan energi baru terbarukan (EBT) lebih tegas di jantung strategi ketahanan sekaligus dekarbonisasi sektor energi Indonesia hingga 2060. Dalam naskah PP, pemerintah menegaskan tujuan kebi...

AR
Momentum Hijau: ARKO Berselancar di Gelombang Pro-EBT
Momentum Hijau: ARKO Berselancar di Gelombang Pro-EBT

KABARBURSA.COM - Pemerintah resmi mengundangkan Peraturan Pemerintah (PP) No. 40 Tahun 2025 tentang Kebijakan Energi Nasional (KEN), yang menggantikan PP 79/2014 dan menempatkan energi baru terbarukan (EBT) lebih tegas di jantung strategi ketahanan sekaligus dekarbonisasi sektor energi Indonesia hingga 2060. 

Dalam naskah PP, pemerintah menegaskan tujuan kebijakan untuk memadukan prinsip keberlanjutan, efisiensi, dan ekonomi hijau dengan komitmen penurunan emisi, sehingga seluruh perencanaan dan rencana strategis lintas kementerian harus mengacu pada koridor baru ini.


Pemerintah mencatat kapasitas terpasang pembangkit EBT di Indonesia pada akhir 2024 mencapai sekitar 15,1 gigawatt (GW), setara 15 persen dari total kapasitas pembangkit nasional (101 GW). Angka ini disampaikan Kementerian ESDM dalam rilis capaian kinerja sektor ESDM 2024.


Dukungan dunia terhadap energi baru terbarukan (EBT) kian nyata di tiga lini yakni komitmen politik lintas negara, regulasi domestik yang pro-investasi, dan arus modal yang untuk pertama kalinya secara tegas mengungguli sektor fosil. 


Dalam lanskap emiten, PT Arkora Hydro Tbk (ARKO) merupakan salah satu emiten yang fokus terhadap EBT. Perusahaan melaporkan pendapatan semester I 2025 sebesar Rp142,5 miliar atau meningkat +42,1 persen year on year (yoy).

Sementara itu laba bersih ARKO di paruh pertama tahun ini sebesar Rp36,9 miliar, diiringi percepatan konstruksi dua proyek utama yaitu Kukusan II 5,4 MW di Lampung dan Tomoni 10 MW di Sulawesi Selatan. 

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Research Analyst
KA
Equity Research Analyst

KabarBursa.com