Insight Daily 18 Dec 2025 Penulis: KabarBursa.com

Volume Melejit, Asing Ramai Borong Saham TOWR

Saham emiten infrastruktur telekomunikasi ini juga menunjukkan perbaikan setelah harga melampui moving avarage (MA) 20

KABARBURSA.COM - PT. Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) ditutup menguat 1,83 persen atau 10 poin ke level Rp555 pada perdagangan Rabu, 17 Desember 2025.Penguatan TOWR disertai dengan lonjakan volume transaksi yang signifikan. Mengutip Stockbit, volume perdagangan tercatat 89 juta saham, jauh di atas rata-rata volume 20 hari terakhir di kisaran 29 juta . Saha...

Ilustrasi menara (Foto: Dok. Sarana Menara Nusantara)
Ilustrasi menara (Foto: Dok. Sarana Menara Nusantara)

Insight Navigator

  1. 01 Pembelian Investor Asing
  2. 02 Kinerja Keuangan Kuartal III 2025


KABARBURSA.COM - PT. Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) ditutup menguat 1,83 persen atau 10 poin ke level Rp555 pada perdagangan Rabu, 17 Desember 2025.

Penguatan TOWR disertai dengan lonjakan volume transaksi yang signifikan.  Mengutip Stockbit, volume perdagangan tercatat 89 juta saham, jauh di atas rata-rata volume 20 hari terakhir di kisaran 29 juta saham.

Saham emiten infrastruktur telekomunikasi ini juga  menunjukkan perbaikan setelah harga melampui moving avarage (MA) 20 di level Rp549 pada perdagangan yang sama.

Dalam jangka pendek, saham TOWR terpantau mengalami penguatan, meski secara menengah hingga panjang masih berada dalam tekanan.

Pembelian Investor Asing

Di sisi lain, investor asing terpantau telah mengakumulasi TOWR dari sejumlah broker. Terdapat empat broker yang menampung pembelian investor asing terhadap saham TOWR.

CGS International Sekuritas Indonesia (YU) menjadi broker dengan pembelian jumbo sebesar Rp11,3 miliar atau 200 ribu lot di harga rata-rata Rp564.  Sementara itu, broker Mandiri Sekuritas (CC) menyerok saham TOWR senilai Rp5,5 miliar atau 96,8 ribu lot di rentang harga Rp565.

Aksi beli juga dilakukan UBS Sekuritas Indonesia (AK) dengan sebesar Rp3, 8 miliar 66,5 ribu lot di harga Rp566.  Terakhir, ada Maybank Sekuritas Indonesia (ZP) dengan pembelian Rp3,7 miliar atau sebanyak 65,5 ribu lot di harga rata-rata Rp562.

Selebihnya, terdapat tiga broker yang terpantau mengakumulasi TOWR walaupun pembelian tidak sebesar broker sebelumnya.

Hanya ada satu broker yang menampung distribusi investor asing yakni Kiwoom Sekuritas Indonesia (AG) yang melepas 341 saham TOWR seharga Rp19,8 juta.

Berdasarkan data Stockbit, saham TOWR mencatat kenaikan 1,83 persen dalam satu minggu terakhir. Penguatan berlanjut pada periode satu bulan dengan kenaikan 2,78 persen.

Namun demikian, performa pada periode tiga bulan justru mencatatkan koreksi 7,50 persen. Pada waktu tentang enam bulan, saham ini kembali mencatatkan penguatan sebesar 4,72 persen.

Sementara itu, kinerja sejak awal tahun atau year to date (YTD) masih melemah 15,27 persen, sejalan dengan pelemahan dalam periode satu tahun (1Y) yang terkoreksi 18,38 persen.

Tekanan lebih dalam terlihat pada kinerja jangka panjang. Dalam tiga tahun terakhir, TOWR tercatat turun 48,61 persen, sementara dalam lima tahun melemah 43,94 persen. Adapun dalam rentang 10 tahun, saham ini masih mencatat penurunan sebesar 38,33 persen.

Kinerja Keuangan Kuartal III 2025

TOWR sukses membukukan pendapatan sebesar Rp9,6 triliun pada kuartal III 2025. Angka ini naik 2,52 persen secara year on year (yoy)

Pada sembilan bulan pertama tahun ini, laba bersih TOWR pun meningkat menjadi Rp2,55 triliun atau meningkat 4,41 persen yoy.

Laba bruto TOWR turut meningkat tipis sebesar 0,69 persen yoy menjadi Rp6,6 triliun. Hal ini terjadi setelah beban pokok pendapatan perusahaan meningkat 6,66 persen menjadi Rp3,9 triliun.

Adapun, total aset TOWR hingga September 2025 sebesar Rp78,2 triliun. Sedangkan, total liabilitas Perseroan turun menjadi Rp51,9 triliun.(*)
 

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Research Analyst
KA
Market Intelligence Analyst

KabarBursa.com

Insight Daily Lainnya