Insight Daily 03 Dec 2025 Penulis: KabarBursa.com

Simak, TMAS Dibanjiri Volume Jumbo tapi Harga Terkunci di Area ini

Data orderbook, broker summary, dan bandar value menunjukkan pola serapan transaksi yang rapat.

KABARBURSA.COM – Pergerakan saham PT Temas Tbk (TMAS) pada perdagangan Rabu, 3 Desember 2025, menunjukkan volume yang tidak biasa. Total volume tercatat 75,84 juta saham, jauh di atas rerata harian 6,38 juta saham dalam sebulan terakhir. Lonjakan ini setara hampir 12 kali lipat dari level normal, tetapi harga bergerak tipis satu poin di level 133 per pukul 1...

Pergerakan saham PT Temas Tbk (TMAS) pada perdagangan Rabu, 3 Desember 2025, menunjukkan volume yang tidak biasa. (Foto: Dok. Temas)
Pergerakan saham PT Temas Tbk (TMAS) pada perdagangan Rabu, 3 Desember 2025, menunjukkan volume yang tidak biasa. (Foto: Dok. Temas)

Insight Navigator

  1. 01 Harga Tertahan tapi Ada yang Menyerap, Siapa?
  2. 02 Apa Makna buat Trader?

KABARBURSA.COM – Pergerakan saham PT Temas Tbk (TMAS) pada perdagangan Rabu, 3 Desember 2025, menunjukkan volume yang tidak biasa. Total volume tercatat 75,84 juta saham, jauh di atas rerata harian 6,38 juta saham dalam sebulan terakhir. Lonjakan ini setara hampir 12 kali lipat dari level normal, tetapi harga bergerak tipis satu poin di level 133 per pukul 15.00 WIB.

Berdasarkan data di platform Stockbit, saham TMAS membuka perdagangan di harga 133 dan sempat menyentuh level tertinggi 150 sebelum kembali bergerak di kisaran rendah harian, yakni 131. Nilai transaksi mencapai sekitar Rp10,5 miliar dengan total frekuensi lebih dari 1.400 kali.

Meski terjadi rentang intraday yang cukup lebar antara titik tertinggi dan terendah, pergerakan harga secara keseluruhan tetap terkunci dalam rentang 131-133 hingga awal perdagangan sesi II ini. Volume besar dan nilai transaksi yang meningkat tidak mendorong harga bergerak di luar kisaran tersebut.

Dari lonjakan volume, pergerakan harga yang tetap sempit, hingga spike awal yang cepat mereda, seluruh data intraday menunjukkan pola transaksi yang terkumpul pada rentang tertentu. Harga bertahan stabil meski volume meningkat tajam sehingga fokus berikutnya berpindah kepada siapa pihak yang aktif menyerap transaksi tersebut. 

Data orderbook, broker summary, dan bandar value menjadi kunci untuk mengetahui aktor di balik stabilnya harga TMAS hari ini.

Harga Tertahan tapi Ada yang Menyerap, Siapa?

Struktur orderbook TMAS menampilkan total antrean bid sebanyak 136.690 lot dan offer sebesar 265.820 lot. Bid tertebal berada di rentang 130–132, dengan masing-masing antrian 11.105 lot di 131, 15.956 lot di 130, dan 16.160 lot di 128. Sementara itu, antrean jual dominan berada di level 133–135, dengan 2.256 lot di 133, 9.205 lot di 135, dan 6.241 lot di 136. 

Meski jumlah antrean jual lebih besar, harga tetap bertahan di 133 hingga penutupan. Frekuensi transaksi menunjukkan 530 transaksi di sisi bid dan 911 transaksi di sisi offer, namun harga tidak bergerak turun dari area 132–133.

Data broker summary untuk periode tujuh hari terakhir, dari 21 November hingga 2 Desember 2025, menunjukkan aliran transaksi yang terbentuk dari perpindahan saham bernilai besar. 

Pada periode tersebut, PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk (LS) mencatat nilai pembelian terbesar sebesar 518,5 juta, diikuti BNI Sekuritas (NI) sebesar 179 juta, Semesta Indovest Sekuritas (MG) sebesar 149 juta, Indo Premier Sekuritas (PD) sebesar 138 juta, dan Erdikha Elit Sekuritas (AO) sebesar 113 juta. 

Di sisi penjualan, Stockbit Sekuritas Digital (XL) menjadi penjual terbesar dengan nilai 427,6 juta, kemudian Mirae Asset Sekuritas Indonesia (YP) sebesar 280 juta, Sinarmas Sekuritas (DH) sebesar 159 juta, Mandiri Sekuritas (CC) sebesar 158 juta, dan Bahana Sekuritas (DX) sebesar 145,6 juta.

Sementara itu, broker summary khusus tanggal 2 Desember 2025 memperlihatkan LS kembali muncul sebagai pembeli terbesar dengan nilai 540,4 juta dan volume 40,7 ribu lot pada harga rata-rata 133. 

CC berada di posisi berikutnya dengan nilai pembelian 112,7 juta pada harga rata-rata 131, kemudian PT Panin Sekuritas Tbk (GR) dengan 28,2 juta, NI dengan 10,6 juta, dan UOB Kay Hian Sekuritas (AI) dengan 7,9 juta. 

Data harian tersebut menunjukkan bahwa transaksi terbesar pada hari ini kembali terkonsentrasi pada beberapa broker pembeli dengan nilai besar.

Dari data yang dikompilasi Kabarbursa.com menunjukkan nilai akumulasi TMAS sebesar 39,38 miliar dengan indikator moving average (MA), yakni MA10 berada di 39,29 miliar dan nilai sebelumnya 39,22 miliar. 

Bandar akumulasi TMAS berada di level 22,66, mencerminkan peningkatan nilai akumulasi dalam beberapa sesi terakhir. 

Pergerakan harga yang berada tepat di atas MA5, MA10, MA20, hingga MA50 menunjukkan bahwa harga TMAS masih berada dalam area konsolidasi yang bergerak tipis dari level 130 sebagai basisnya.

Dalam satu pekan terakhir TMAS naik 3,91 persen dari 127 menjadi 132, sementara dalam tiga bulan terakhir harga bergerak dalam rentang 126–138 tanpa membentuk tren yang ekstrem. 

Rata-rata volume tiga bulan berada di 6,38 juta, sehingga lonjakan volume hari ini signifikan dibandingkan riwayat sebelumnya. Grafik menampilkan dua fase kenaikan pada November–Desember sebelum kembali ke basis 130–133. 

Stabilitas harga hari ini terjadi di tengah volume berlipat, sehingga memberikan konteks bagi trader untuk melihat bagaimana aliran transaksi berpindah tanpa mempengaruhi rentang harga. Kondisi ini menjadi dasar untuk memahami apa implikasinya bagi langkah trading selanjutnya.

Apa Makna buat Trader?

Seluruh data menunjukkan bahwa volume TMAS melonjak hingga 75,84 juta atau hampir 12 kali rata-rata, tetapi harga tetap bergerak tipis di sekitar 131–133. Orderbook menampilkan antrian jual yang lebih besar dari antrian beli, namun harga bertahan di level penutupan 133. 

Broker summary memperlihatkan pembeli dengan nilai besar menyerap transaksi dari penjual dengan distribusi yang lebih tersebar. Bandar value memperlihatkan peningkatan bertahap, selaras dengan pergerakan harga yang tetap konsisten di atas semua moving average dekat area 130–131.

Trader dapat menjadikan level 130–133 sebagai referensi area konsolidasi utama berdasarkan tiga bulan terakhir. (*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Research Analyst
KA
Market Intelligence Analyst

KabarBursa.com

Insight Daily Lainnya