KABARBURSA.COM - Saham PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) mencatat gelombang pembelian besar investor asing sepanjang periode 18–19 November 2025. Berdasarkan data broker summary di Stockbit, masuknya aliran dana asing berlangsung cukup agresif, menempatkan BULL ke dalam zona big accumulation.
Dua broker asing yang menyerok saham ini adalah AK dan BK. Broker AK tampil sebagai salah satu akumulator terbesar dengan total pembelian mencapai Rp3,3 miliar untuk 153.900 lot. Pembelian dilakukan pada rata-rata harga Rp220, level yang dianggap menarik oleh pelaku pasar untuk mulai membangun posisi.
Broker BK turut memperkuat serapan beli asing setelah membukukan transaksi senilai Rp153,4 juta untuk 9.600 lot. Dengan rata-rata harga pembelian di Rp216, BK terlihat menambah eksposur secara bertahap mengikuti tren akumulasi yang berlangsung.
BULL bergerak aktif pada perdagangan Kamis, 20 November 2025 siang dengan struktur bid–ask yang menunjukkan dinamika permintaan dan penawaran cukup rapat di rentang harga Rp206–Rp272.
Di sisi bid, minat beli paling menonjol terlihat pada rentang Rp220–Rp238, yang terisi oleh puluhan ribu lot. Bid terbesar muncul di harga Rp236 dengan 79.011 lot, disusul Rp232 sebanyak 37.825 lot, dan Rp234 sebanyak 20.884 lot.
Antrean beli lainnya terpantau stabil di harga Rp230, Rp228, hingga Rp226, masing-masing dengan volume di atas 30 ribu lot. Sementara itu, di level bawah seperti Rp214–Rp212, antrean juga tetap ada meskipun tidak setebal harga tengah.
Pada sisi ask, tekanan jual tersusun berlapis mulai dari Rp240 hingga Rp272. Penawaran paling tebal muncul di Rp248 sebanyak 87.082 lot, menjadikannya salah satu zona resistensi intraday yang kuat.
Harga Rp246, Rp244, dan Rp242 juga menunjukkan tumpukan besar dengan volume lebih dari 26 ribu hingga 48 ribu lot. Penawaran jual terus berlanjut naik hingga Rp260–Rp266, namun dengan volume yang lebih tipis dibandingkan level-level sebelumnya.
Pada sesi I perdagangan hari ini, BULL) mencatat penguatan signifikan pada perdagangan Kamis siang, 20 November 2025 BULL ditutup menguat usai naik 8,11 persen ke level Rp240.
Pergerakan harga hari ini memperlihatkan sinyal teknikal yang mulai membaik. Struktur Moving Average (MA) jangka pendek, yakni MA14 dan MA21, kini berada di bawah harga dan bergerak mengarah naik.
Sementara MA50 perlahan membentuk tren menanjak, menandakan bahwa momentum kenaikan mulai menguat di jangka menengah.
Pergerakan Harga Saham
BULL menunjukkan tren kenaikan harga yang konsisten hampir di semua rentang waktu. Penguatan hari ini melanjutkan tren positif sepekan terakhir, harga telah naik 10,19 persen.
Dalam rentang satu bulan, BULL mencatat lonjakan 23,32 persen, sementara dalam tiga bulan terakhir kenaikannya mencapai 47,83 persen.
Perjalanan harga dalam setengah tahun terakhir juga impresif, tumbuh hingga 98,33 persen. Secara year-to-date (YTD), BULL sudah melonjak hampir dua kali lipat atau 98,33 persen sejak awal tahun. Dalam satu tahun terakhir kenaikannya bahkan lebih besar, mencapai 112,50 persen.
Kinerja Keuangan Kuartal III 2025
Berdasarkan laporan keuangan yang dihimpun dari Stockbit, BULL mencatat perbaikan signifikan pada kinerja laba sepanjang 2025. Berdasarkan rangkuman data keuangan perseroan, laba bersih (net income) BULL pada kuartal III 2025 tercatat Rp76 miliar, berbalik dari posisi rugi Rp105 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
Perbaikan ini melanjutkan tren positif sejak awal tahun. Pada kuartal I 2025, BULL membukukan laba Rp96 miliar, diikuti laba Rp37 miliar pada kuartal II. Dengan tambahan kinerja kuartal III, total laba bersih berjalan (TTM Q3) mencapai Rp226 miliar, atau lebih tinggi dibandingkan capaian tahun penuh 2024 sebesar Rp218 miliar.
Jika ditarik secara anualisasi, estimasi laba bersih BULL untuk tahun 2025 berada di kisaran Rp279 miliar, mencerminkan peningkatan kinerja dibandingkan tahun sebelumnya.
BULL mencatat kenaikan pendapatan yang solid sepanjang 2025. Berdasarkan data kinerja keuangan terbaru, pendapatan (revenue) Perseroan pada kuartal III 2025 mencapai Rp611 miliar, melonjak dibandingkan capaian kuartal III 2024 sebesar Rp391 miliar.
Kenaikan pendapatan juga terlihat sepanjang tahun berjalan. Pada kuartal I 2025, BULL membukukan pendapatan Rp643 miliar, diikuti Rp506 miliar pada kuartal II.
Dengan tambahan pendapatan kuartal III, total pendapatan 12 bulan berjalan (TTM Q3) tercatat Rp2,354 triliun, lebih tinggi dari periode TTM tahun sebelumnya sebesar Rp2,222 triliun.
Secara anualisasi, pendapatan BULL pada 2025 diproyeksikan berada di level Rp2,347 triliun, meningkat dari estimasi tahun penuh 2024 sebesar Rp2,222 triliun.(*)