Insight Daily 13 Jun 2025 Penulis: KabarBursa.com

Potensi Reversal Besar: ADHI Siap Bangkit dari Tidur Panjang?

Harga saham ADHI telah merosot lebih dari 82 persen dalam sepuluh tahun terakhir. Kini, harga saham ADHI telah kembali mendekati level 272.

KABARBURSA.COM - Setelah cukup lama bergerak di bawah tekanan tren turun, saham PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) mulai menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Harga yang perlahan menanjak dan kini menguji level penting di angka 272 memberi sinyal bahwa tekanan jual mungkin mulai mereda. Di saat yang sama, munculnya sinyal teknikal golden cross, di mana rata-rat...

Konstruksi Pembangunan Stasiun MRT di Thamrin. Pembangunan tersebut bagian dari Proyek MRT Jakarta Fase 2 CP201. (Foto: KabarBursa/Abbas Sandji).
Konstruksi Pembangunan Stasiun MRT di Thamrin. Pembangunan tersebut bagian dari Proyek MRT Jakarta Fase 2 CP201. (Foto: KabarBursa/Abbas Sandji).

Insight Navigator

  1. 01 Sejarah Penurunan dan Titik Balik Teknikal ADHI
  2. 02 Kemunculan Golden Cross Saham ADHI
  3. 03 Analisis Teknikal Saham ADHI: Sangat Beli
  4. 04 Kesimpulan dan Rekomendasi: Saham ADHI di Titik Kritis Menuju Fase Baru

KABARBURSA.COM - Setelah cukup lama bergerak di bawah tekanan tren turun, saham PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) mulai menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Harga yang perlahan menanjak dan kini menguji level penting di angka 272 memberi sinyal bahwa tekanan jual mungkin mulai mereda. 

Di saat yang sama, munculnya sinyal teknikal golden cross, di mana rata-rata pergerakan jangka menengah (EMA50) memotong ke atas rata-rata jangka panjang (EMA200). Sinyal ini menguatkan dugaan bahwa perubahan arah tren tengah terjadi. 

Bagi para pelaku pasar, ini bisa menjadi pertanda bahwa ADHI tengah bersiap meninggalkan fase lesu dan membuka peluang menuju fase pemulihan yang lebih sehat. 

Pertanyaannya kini: apakah ini momen awal kebangkitan salah satu emiten konstruksi pelat merah tersebut?

Sejarah Penurunan dan Titik Balik Teknikal ADHI

Performa saham PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) dalam satu dekade terakhir menyimpan kisah yang cukup Panjang dan tak semuanya manis. 

Jika menengok ke belakang, harga saham ADHI telah merosot lebih dari 82 persen dalam sepuluh tahun terakhir. Untuk jangka waktu tiga dan lima tahun, kinerjanya juga belum pulih sepenuhnya, dengan penurunan masing-masing sebesar 57 persen dan 51 persen. 

Angka-angka itu menunjukkan betapa beratnya tantangan yang dihadapi emiten konstruksi milik negara ini dalam beberapa tahun terakhir.

Namun, kondisi itu mulai menunjukkan perubahan. Dalam beberapa bulan terakhir, saham ADHI perlahan mulai membalikkan arah. Dalam tiga bulan terakhir saja, harga sahamnya sudah naik lebih dari 56 persen. 

Bahkan sejak awal tahun ini, ADHI telah mencatat kenaikan 31 persen secara year-to-date. Angka-angka tersebut menjadi sinyal awal bahwa tekanan jual yang selama ini menekan mulai mereda, dan minat investor terhadap saham ini kembali muncul ke permukaan.

Pergerakan saham ADHI juga sudah cukup jauh dari titik terendahnya di Rp150 per saham, level yang dicapai dalam 52 minggu terakhir. Kini, harga saham ADHI telah kembali mendekati level 272, dan bahkan sempat mencetak kenaikan lebih dari 6 persen dalam sepekan terakhir. 

Ini merupakan zona teknikal yang cukup penting, karena jika harga mampu bertahan di atasnya, bukan tidak mungkin ADHI sedang memasuki fase pembalikan tren jangka menengah.

Tentu, reli ini masih perlu dikawal dengan cermat. Secara historis, saham ADHI memang masih memikul beban masa lalu. Tapi dengan munculnya sinyal teknikal seperti golden cross antara EMA50 dan EMA200, serta performa harga yang mulai menguat secara konsisten, peluang untuk bangkit tampaknya mulai terbuka.

Jika momentum ini terus terjaga, bukan tidak mungkin ADHI tengah bersiap memulai babak baru setelah bertahun-tahun berada dalam tekanan. 

Bagi investor, ini bisa menjadi momen yang layak dicermati, bukan hanya dari sisi teknikal, tetapi juga sebagai indikasi bahwa sektor konstruksi pelat merah mulai kembali bergerak.

Kemunculan Golden Cross Saham ADHI

Saham PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) mulai menunjukkan sinyal teknikal yang menarik setelah cukup lama berada dalam tekanan. Dalam grafik harian terbaru, pergerakan harga ADHI tampak berhasil menembus garis tren turun yang telah membayangi sejak tahun lalu. 

Kenaikan ini bukan semata-mata reli sesaat, melainkan mulai membentuk pola yang oleh banyak analis dianggap sebagai potensi awal perubahan arah tren.

Salah satu indikator yang cukup mencolok adalah munculnya golden cross, yakni ketika rata-rata pergerakan harga jangka menengah (EMA50) melintasi ke atas rata-rata jangka panjangnya (EMA200). 

Sinyal ini sering digunakan sebagai petunjuk awal bahwa tren penurunan berpotensi berbalik arah. Dalam konteks ADHI, kemunculan golden cross ini menjadi pertanda bahwa tekanan jual bisa jadi mulai mereda, dan minat beli dari pelaku pasar kembali tumbuh.

Saat ini, harga saham ADHI berada di level Rp282 per saham. Itu artinya, harga telah melampaui area teknikal penting di kisaran Rp272 yang bertepatan dengan level Fibonacci retracement 78,6 persen. 

Jika mampu bertahan di atas titik ini dalam beberapa sesi perdagangan ke depan, saham ADHI berpeluang melanjutkan penguatan ke level resistance berikutnya di kisaran Rp306 hingga Rp348. Bahkan, dalam proyeksi yang lebih luas, target harga bisa mencapai Rp402.

Volume perdagangan juga mulai menunjukkan tanda-tanda peningkatan. Meski belum signifikan, arah pergerakan ini bisa dibaca sebagai sinyal awal bahwa pasar sedang mengakumulasi. 

Sementara itu, indikator momentum seperti Commodity Channel Index (CCI) juga bergerak menguat, menembus garis netral dan menuju area positif, mengindikasikan bahwa tren naik masih cukup sehat.

Secara keseluruhan, ADHI tengah berada di fase teknikal yang krusial. Jika mampu mempertahankan momentumnya, saham ini bisa saja mengawali babak baru setelah periode penurunan yang cukup panjang. 

Namun, seperti biasa, konfirmasi lanjutan tetap dibutuhkan untuk memastikan apakah ini memang permulaan dari tren naik yang lebih solid atau hanya reli teknikal jangka pendek. Yang jelas, bagi investor yang mengikuti sektor konstruksi, ADHI kini kembali layak untuk masuk dalam radar.

Analisis Teknikal Saham ADHI: Sangat Beli

Sinyal teknikal terbaru dari saham PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) menunjukkan kecenderungan positif yang cukup kuat. Berdasarkan data per Jumat, 13 Juni 2025, mayoritas indikator teknikal memberikan sinyal yang solid, yaitu pasar berada dalam fase beli, dan tren penguatan harga terlihat semakin konsisten.

Indeks RSI berada di angka 60, mengindikasikan bahwa kekuatan beli masih mendominasi namun belum menyentuh zona jenuh beli. Ini menunjukkan ruang bagi penguatan lanjutan masih terbuka. 

Sementara itu, indikator seperti MACD, ADX, hingga CCI turut mempertegas bahwa tren saat ini masih positif. Meski indikator STOCH RSI sudah menyentuh level 91, yang biasanya menandai area overbought, tidak serta merta mengindikasikan pembalikan arah, namun lebih sebagai tanda agar pelaku pasar mulai berhitung soal potensi koreksi jangka pendek.

Yang cukup meyakinkan, seluruh moving average, baik yang berjangka pendek maupun Panjang, kompak mengarah ke satu arah: beli. 

Harga saham ADHI saat ini tercatat berada di atas semua garis rata-rata pergerakan, termasuk MA200 yang selama ini dianggap sebagai indikator arah tren jangka panjang. 

Ketika harga berhasil menembus dan bertahan di atas MA200, pasar umumnya menafsirkan ini sebagai sinyal bahwa saham telah keluar dari fase bearish dan masuk ke tren baru yang lebih sehat.

Dari sisi level support dan resistance, ADHI juga menunjukkan kekuatan. Harga saat ini berada di atas titik pivot utama di level 277, dan mulai mendekati zona resistance di 290 dan 299. 

Jika mampu menembus dan bertahan di atas angka psikologis tersebut, terbuka peluang bagi harga untuk kembali menguji level 306 hingga 348 dalam waktu dekat.

Dengan kombinasi indikator yang sejauh ini solid dan konsisten, saham ADHI tampaknya tengah mengukir momentum baru setelah lama tertekan. Bagi investor yang sudah masuk lebih dulu, ini bisa menjadi waktu untuk tetap bertahan atau bahkan menambah posisi secara bertahap. 

Sementara bagi yang baru melirik, langkah terbaik mungkin menunggu konfirmasi lanjutan, terutama jika harga sukses melewati resistance kunci yang sedang didekati saat ini. 

Tetap waspada terhadap potensi koreksi wajar, tapi tren teknikal yang ada sejauh ini memberi alasan untuk tetap optimistis.

Kesimpulan dan Rekomendasi: Saham ADHI di Titik Kritis Menuju Fase Baru

Melihat kombinasi indikator teknikal yang mendukung, mulai dari sinyal golden cross, kenaikan di atas semua garis rata-rata pergerakan (moving average), hingga dominasi sinyal beli dari indikator-indikator momentum seperti MACD, CCI, dan ADX—saham PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) tengah memasuki fase yang menarik dalam siklus teknikalnya.

Harga telah berhasil keluar dari pola downtrend dan kini menguji level-level resistance penting, sebuah fase yang kerap menjadi titik awal pembentukan tren naik jangka menengah hingga panjang.

Untuk investor baru, ini adalah waktu yang layak untuk mulai memperhatikan ADHI sebagai bagian dari portofolio, terutama jika Anda mencari saham berfundamental BUMN dengan potensi teknikal yang tengah membaik. 

Meski begitu, karena beberapa indikator telah berada di zona jenuh beli, langkah terbaik adalah menunggu konfirmasi lanjutan—idealnya saat harga mampu bertahan di atas 290 atau koreksi sehat ke sekitar support 270 untuk masuk di level harga yang lebih aman.

Bagi investor lama, ini adalah momen evaluasi posisi. Jika Anda masuk di harga bawah saat ADHI masih di kisaran 150–200, saat ini Anda berada dalam posisi untung cukup besar. Rekomendasi strategisnya adalah mempertahankan posisi, sambil mulai menetapkan trailing stop untuk mengunci keuntungan. 

Potensi kenaikan menuju 306 hingga 348 masih terbuka, namun tetap disiplin dalam pengelolaan risiko sangat dianjurkan.

Secara keseluruhan, arah pergerakan ADHI menunjukkan tanda-tanda awal pemulihan teknikal yang tidak bisa diabaikan. Tren jangka pendek hingga menengah tampak mendukung, dan pasar sedang menaruh ekspektasi baru terhadap emiten konstruksi ini. 

Dalam dunia saham, peluang besar kerap dimulai saat pasar baru mulai melirik kembali saham yang sebelumnya tertidur dan ADHI, saat ini, berada tepat di panggung itu.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Research Analyst
KA
Market Intelligence Analyst

KabarBursa.com

Insight Daily Lainnya