Insight Daily 17 Nov 2025 Penulis: KabarBursa.com

Perdagangan AADI Ramai, Dana Asing dan Lokal Bertukar Posisi dalam Jumlah Besar

Pada sisi pembelian pekan lalu, broker XL tercatat sebagai akumulator terbesar dengan nilai transaksi Rp32,3 miliar atau 37.000 lot di harga rata-rata 8.744.

KABARBURSA.COM - PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) mencatat aktivitas transaksi yang padat sepanjang periode perdagangan 10–14 November 2025, berdasarkan data broker summary Stockbit.Pada sisi pembelian pekan lalu, broker XL tercatat sebagai akumulator terbesar dengan nilai transaksi Rp32,3 miliar atau 37.000 lot di harga rata-rata 8.744. Pembelian signi...

PT Adaro Andalan Indonesia (AADI). (Foto: Dok Perusahaan)
PT Adaro Andalan Indonesia (AADI). (Foto: Dok Perusahaan)

KABARBURSA.COM - PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI)  mencatat aktivitas transaksi yang padat sepanjang periode perdagangan 10–14 November 2025, berdasarkan data broker summary Stockbit.

Pada sisi pembelian pekan lalu, broker XL tercatat sebagai akumulator terbesar dengan nilai transaksi Rp32,3 miliar atau 37.000 lot di harga rata-rata 8.744. Pembelian signifikan lainnya dilakukan broker KZ sebesar Rp16,5 miliar dengan volume 18.900 lot di rata-rata 8.721.

Broker SQ juga membukukan pembelian Rp10,4 miliar atau 11.800 lot pada harga rata-rata 8.790, diikuti broker IF yang membeli Rp9,5 miliar atau 10.800 lot pada rata-rata 8.763. Broker OD mencatatkan pembelian Rp9,1 miliar dengan volume 10.400 lot pada rata-rata 8.738.

Pembeli besar lain yang aktif sepanjang pekan termasuk BQ dengan Rp8,7 miliar, RF sebesar Rp5,7 miliar, XA Rp3,9 miliar, serta CP dengan transaksi Rp3,6 miliar. Broker CC turut mencatat pembelian Rp2,9 miliar di harga rata-rata 8.747, sementara TP membeli Rp2,4 miliar dan AG sebesar Rp1,7 miliar.

Di sisi bawah, broker NI, XC, dan KI masing-masing tercatat membeli antara Rp892 juta hingga Rp1,3 miliar pada rentang harga rata-rata 8.751–8.756.

Sementara itu, aktivitas penjualan terbesar dilakukan broker AK dengan distribusi mencapai Rp26,8 miliar atau 30.600 lot pada harga rata-rata 8.752. Penjualan besar lainnya dilakukan broker ZP sejumlah Rp25 miliar atau 28.600 lot pada rata-rata 8.734.

Broker PD juga melepas Rp10,2 miliar dengan volume 11.600 lot pada rata-rata 8.754. Penjualan dari broker MG mencapai Rp8,1 miliar untuk 9.300 lot, sementara broker GR mencatat pelepasan Rp7,4 miliar pada harga rata-rata 8.735. Broker LG turut mencatat distribusi Rp7,2 miliar sebanyak 8.300 lot.

Distribusi tambahan berasal dari broker BB yang menjual Rp5,7 miliar, AZ sebesar Rp4,9 miliar, dan KK yang melepas Rp4,8 miliar. Broker YP melepas Rp2,8 miliar, sementara broker YU menjual Rp2,3 miliar pada harga rata-rata 8.730. Penjualan skala menengah juga dilakukan EP senilai Rp1,5 miliar dan broker YB Rp1 miliar.

Pada segmen nilai lebih kecil, broker DR dan ES masing-masing tercatat melepas Rp963 juta dan Rp869 juta di harga rata-rata 8.725–8.756.

Sementara itu berdasarkan data orderbook pada Senin, 17 November 2025, struktur bid–ask memperlihatkan minat beli yang kuat pada rentang harga 8.700–8.625, sementara antrean jual menebal pada rentang 8.775–9.125.

Pada sisi bid, antrean terbesar berada di level 8.675 sebanyak 7.260 lot dengan frekuensi 67 kali. Level 8.650 juga mencatat 5.287 lot dengan frekuensi 181 kali, menunjukkan minat beli aktif pada harga di bawah 8.700. Sementara pada 8.625, terdapat 1.854 lot dengan frekuensi 101 kali.

Antrean beli lainnya tercatat pada 8.600 sebanyak 5.230 lot, 8.575 sebanyak 830 lot, serta 8.550 dengan 459 lot. Bid terendah dalam pengamatan terlihat di level 8.300 sebanyak 1.306 lot.

Pada sisi ask, tekanan jual mulai terlihat di rentang atas. Antrean terbesar berada pada harga 9.000 sebanyak 13.717 lot dengan frekuensi 313 kali. Level 8.975 juga mencatat 7.073 lot, serta 8.850 terdapat 8.305 lot dengan frekuensi 128 kali.

Kinerja AADI Kuartal III 2025

AADI mencatat penurunan kinerja pada periode sembilan bulan pertama tahun 2025. Berdasarkan laporan keuangan kuartal III 2025, perseroan membukukan pendapatan usaha sebesar USD3,60 miliar, turun 10,9 persen dari USD4,04 miliar pada periode yang sama tahun 2024 .

Kontraksi pendapatan diikuti penurunan laba bruto menjadi USD943,26 juta dari sebelumnya USD1,12 miliar. Beban pokok pendapatan tercatat sebesar USD2,66 miliar, lebih rendah dibandingkan USD2,93 miliar pada periode tahun lalu.

Dari sisi profitabilitas, AADI mencetak laba usaha USD810,55 juta, turun dari USD1,24 miliar pada tahun sebelumnya.

Laba sebelum pajak tercatat USD812,56 juta, lebih rendah dibandingkan USD1,33 miliar pada periode sama tahun lalu. Sementara itu, laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk juga menyusut dari USD1,07 miliar menjadi USD587,32 juta.

Pada sisi neraca, total aset AADI per 30 September 2025 mencapai USD6,11 miliar, meningkat dari USD5,99 miliar per 31 Desember 2024. Aset lancar naik tipis menjadi USD2,22 miliar, sementara aset tidak lancar meningkat menjadi USD3,89 miliar.

Pergerakan Saham

Adapun pada perdagangan hari ini, 17 November 2025, AADI ditutup menguat tipis sebesar 0,57 persen atau naik 50 poin ke level 8.750.

AADI mendapat sentimen positif karena mayoritas konsensus memberikan rekomendasi beli terhadap saham perusahaan. Berdasarkan data Stockbit per Senin, 17 November 2025, sebanyak 16 dari total 17 analis merekomendasikan beli, sementara satu analis memberikan rekomendasi tahan.

Dari sisi valuasi, konsensus analis menetapkan target harga rata-rata AADI pada level Rp12.511 per saham. Estimasi tertinggi berada pada Rp30.100, sedangkan target terendah berada di level Rp8.650.

Dari sisi performa harga, saham AADI mencatat tren penguatan dalam beberapa periode. dalam sepekan, saham ini menguat 0,29 persen di rentang 8.650–8.825.

Kinerja sebulan terakhir menunjukkan kenaikan 11,46 persen, dengan harga bergerak di rentang 7.650–8.950. Dalam tiga bulan, saham AADI naik 27,27 persen dari kisaran 6.700–8.950.

Sementara dalam enam bulan terakhir, saham menguat 19,86 persen. Sepanjang tahun berjalan (year-to-date), saham juga mencatat kenaikan 3,24 persen dari kisaran harga 5.575–9.800.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Research Analyst
KA
Market Intelligence Analyst

KabarBursa.com

Insight Daily Lainnya