Insight Daily 14 Nov 2025 Penulis: KabarBursa.com

Outlook 2026 Menguat, Metrodata (MTDL) Mulai Diakumulasi Asing

Penelitian terbaru perusahaan riset dan konsultasi global Gartner menyebut, teknologi seperti AI-native development platforms, preemptive cybersecurity, dan hybrid cloud computing akan menjadi pendorong utamapertumbuhan bisnis teknologi glo...

KABARBURSA.COM - PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) melihat bahwa prospek unit bisnis solusi dan konsultasi akan membaik di tahun 2026.Optimisme tersebut hadir seiring dengan meningkatnya kebutuhan transformasi digital di berbagai sektor industri di Indonesia.Terlebih, penelitian terbaru perusahaan riset dan konsultasi global Gartner menyebut, teknologi sep...

PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL). (Foto: Dokumentasi Perusahaan)
PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL). (Foto: Dokumentasi Perusahaan)

Insight Navigator

  1. 01 Saham MTDL Mulai Diakumulasi Asing
  2. 02 Kinerja Keuangan Metrodata Kuartal III 2025

KABARBURSA.COM - PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) melihat bahwa prospek unit bisnis solusi dan konsultasi akan membaik di tahun 2026.

Optimisme tersebut hadir seiring dengan meningkatnya kebutuhan transformasi digital di berbagai sektor industri di Indonesia.

Terlebih, penelitian terbaru perusahaan riset dan konsultasi global Gartner menyebut,  teknologi seperti AI-native development platforms, preemptive cybersecurity, dan hybrid cloud computing akan menjadi pendorong utamapertumbuhan bisnis teknologi global hingga 2026.

Melihat prospek yang cerah tersebut, MTDL akan memperkuat lini bisnis solusi dan konsultasi TI. Untuk itu, Perseroan menambahkan modal sebesar Rp150 miliar ke anak usahanya, PT Mitra Integrasi Informatika (MII).

“Langkah ini merupakan keputusan bisnis yang rasional, yang sejalan dengan tren peningkatan
investasi korporasi terhadap transformasi digital,” kata Presiden Direktur Metrodata, Susanto Djaja dalam keterangannya, Jumat, 14 November 2025.

Sementara itu, sepanjang Januari-September tahun ini permintaan pasar bisnis solusi dan konsultasi sendiri menunjukkan perkembangan yang menggairahkan.

Unit bisnis solusi dan konsultasi Metrodata mampu mencatatkan pertumbuhan penjualan yang signifikan, yaitu sebesar 20,5 persen Year on Year (YoY). 

Peningkatan penjualan ini didorong oleh tingginya permintaan pada segmen cloud, digital business platform, cyber security, AI, serta managed services, dengan kontribusi terbesar berasal dari sektor jasa keuangan dan minyak & gas. Pendapatan berulang dari bisnis berbasis langganan juga turut menjaga stabilitas kinerja unit ini.


Saham MTDL Mulai Diakumulasi Asing

Saham MTDL mencatat aliran dana asing yang cukup besar sepanjang pekan iniperiode 10–13 November 2025. Pergerakan pada broker summary memperlihatkan dominasi pembelian dari broker KZ, yang sepanjang periode tersebut memborong saham MTDL senilai Rp690,1 miliar.

Volume pembelian mencapai 11.500 lot dengan rata-rata harga transaksi di Rp600, menempatkan broker ini sebagai akumulator terbesar dalam rentang perdagangan empat hari tersebut.

Minat beli asing tidak hanya datang dari satu broker. Broker BK ikut mencatatkan pembelian signifikan senilai Rp284,2 miliar, atau sekitar 4.700 lot pada rata-rata harga Rp603.

Aktivitas akumulasi juga terlihat dari broker AK dan ZP, yang masing-masing membukukan pembelian Rp70 miliar dan Rp32,7 miliar. Konsistensi di sisi pembelian menjadikan MTDL berada dalam zona big accumulation pada indikator broker action.

Sementara itu, tekanan jual asing terlihat sangat terbatas. Hanya dua broker, yaitu CC dan HD, yang melakukan aksi pelepasan.

Broker CC melepas saham MTDL senilai Rp56,9 miliar dengan volume 885 lot pada rata-rata harga Rp609, sedangkan HD mencatat penjualan sekitar Rp14,5 miliar. Minimnya distribusi ini memperlihatkan dominasi aliran masuk dana asing dibandingkan arus keluar.

Dari sisi harga, pergerakan saham MTDL berada dalam pola konsolidasi sempit pada rentang harian 590–610. Sepanjang sepekan terakhir, rentang pergerakan berada di area 595–620, yang menunjukkan stabilitas harga meskipun tekanan pada jangka pendek masih terlihat.

Secara bulanan, harga bergerak di kisaran 585–625, dengan kinerja satu bulan yang terkoreksi tipis 0,83 persen.

Dalam horizon menengah, performa harga memperlihatkan sedikit penguatan. Pada rentang tiga bulan, saham ini naik 0,85 persen dengan pergerakan di area 560–685, sedangkan dalam enam bulan meningkat 4,39 persen, yang masih berada dalam rentang harga sama antara 515–685.

Meski demikian, secara year to date saham MTDL masih melemah 4,03 persen, dan dalam satu tahun terkoreksi 7,75 persen.

Performa jangka panjang justru memperlihatkan penguatan signifikan. Dalam lima tahun terakhir saham MTDL tumbuh 82,52 persen, sementara dalam sepuluh tahun naik 387,70 persen, menunjukkan tren apresiasi harga jangka panjang yang masih terjaga.

Kinerja Keuangan Metrodata Kuartal III 2025

Metrodata sukses membukukan penjualan sebesar Rp18,8 triliun, tumbuh 9,0 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pada periode tersebut, emiten teknologi ini tetap berhasil mencatatkan peningkatan laba bersih sebesar Rp469,6 miliar, tumbuh 3,1 persen year on year (YoY).

“Pencapaian kinerja keuangan ini mencerminkan efektivitas strategi bisnis dan ketahanan operasional dari Perusahaan,” kata Susanto dalam keterangannya pada 29 Oktober 2025.

Sejalan dengan pertumbuhan penjualan, laba bersih dari lini bisnis Solusi dan Konsultasi juga tumbuh positif, meningkat 8,1 persen YoY.

Sementara itu, sekalipun pelemahan daya beli masyarakat dan korporasi serta kebijakan pengetatan belanja pemerintah telah mengakibatkan penurunan pada penjualan notebook dan PC, tetapi lini Distribusi Perseroan tetap mampu mencatatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 5 persen YoY.

Perlu diperhatikan, bahwa jika dilihat antar kuartal (QoQ), telah terjadi lonjakan pendapatan hingga 25 persen dibanding kuartal sebelumnya.

Keberhasilan lini distribusi menjaga pertumbuhan kinerja keuangan ini merupakan buah dari strategi
diversifikasi produk dan segmen bisnis, serta terutama ditopang oleh peningkatan penjualan smartphone yang mencapai 27 persen YoY. Di sisi lain, penjualan disegmen komersial juga meningkat 2 persen YoY.(*)

 

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Research Analyst
KA
Market Intelligence Analyst

KabarBursa.com