Insight Daily 13 Feb 2026 Penulis: KabarBursa.com

EMAS Kasih Sinyal "First Gold Pour" di Februari 2026

Komisioning capai 68,60 persen dan bay 2 tembus 90 persen, EMAS targetkan first gold pour Februari 2026 di tengah akumulasi saham dan uji resistance 7.500.

KABARBURSA.COM – PT Merdeka Gold Resources Tbk, berkode saham EMAS, secara resmi merilis laporan realisasi bulanan rencana kerja operasi produksi periode Januari 2026. Laporan tersebut dirilis melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI).Dalam laporan tertanggal 12 Februari 2026, disebutkan bahwa Perseroan bersiap melakukan produksi emas perda...

Merdeka Gold Resources akan memulai first gold pour di Februari 2026, sejumlah target ditetapkan. Foto: Dok Perusahaan.
Merdeka Gold Resources akan memulai first gold pour di Februari 2026, sejumlah target ditetapkan. Foto: Dok Perusahaan.

Insight Navigator

  1. 01 Kapasitas Produksi dan Arus Kas
  2. 02 Valuasi dan Sentimen Pasar: Menanti Pembuktian Februari
  3. 03 Pergerakan Harga dan Siapa yang Bermain

KABARBURSA.COM – PT Merdeka Gold Resources Tbk, berkode saham EMAS, secara resmi merilis laporan realisasi bulanan rencana kerja operasi produksi periode Januari 2026. Laporan tersebut dirilis melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Dalam laporan tertanggal 12 Februari 2026, disebutkan bahwa Perseroan bersiap melakukan produksi emas perdana atau first gold pour. Produksi perdana ini dimulai Februari 2026 dan menjadi tonggak sejarah riil bagi emiten pertambangan mineral ini setelah melalui fase pengembangan lokasi yang panjang sejak 2024.

Sekretaris Merdeka Gold Resources Adi Adriansyah Sjoekri, menjelaskan bahwa proses komisioning dan penyelesaian seluruh empat bay telah mencapai 68,60 persen hingga akhir Januari 2026. Secara lebih dalam, focus produksi awal akan dilakukan pada bay 2, yang progress komisioningnya telah menyentuh angka 90 persen.

Pencapaian ini menandakan bahwa transisi dari fase konstruksi menuju fase operasi komersial sudah di depan mata.

Kapasitas Produksi dan Arus Kas

Pada akhir Januari 2026, tepatnya 27 Januari 2026, Merdeka Gold Resources, yang merupakan anak usaha dari PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), resmi memulai proses irigasi di fasilitas heap leach pad Tambang Emas Pano (Pani Gold Mine/PGM). Proses heap leach pad ini menandai awal produksi emas perdana.

Dalam proses ini, bijih emas akan dihancurkan dan dialiri lauran kimia untuk melarutkan logam berharga. Larutan inilah yang kemudian diproses di pabrik Adsorption, Desorption, and Recovery (ADR). Proses tersebut sebelumnya telah menyelesaikan tahap komisioning untuk menghasilkan emas dan perak dalam bentuk dore bullion.

Tidak hanya heap leach, Pembangunan fasilitas pengolahan Carbon-in-Leach (CIL) juga dipercepat. Kapasitas terpasang hingga 12 juta ton bijih per tahun, yang semula ditargetkan pada 2027, dimajukan ke tahun ini untuk mendongkrak kapasitas produksi jangka panjang.

Tambang Emas Pani ini merupakan salah satu deposit emas primer terbesar di Indonesia, yang memiliki cadangan bijih emas sebanyak 4,8 juta ons dari total sumber daya mineral yang mencapai lebih dari 7 juta ons emas.

Untuk melancarkan produksi, sebelumnya tiga anak usaha EMAS, yaitu PTT Pani Bersama tambang (PBT), PT Puncak Emas Tani Sejahtera (PETS), dan PT Gorontalo Sejahtera Mining (GSM) menyelesaikan fasilitas pinjaman Revolving Credit Facility (RCF) senilai USD350 juta. 

RCF tersebut ditandatangani pada 4 Desember 2025 dengan konsorsium lender domestik dan internasional. Mereka sepakat melengkapi pendanaan sebesar Rp4,9 triliun atau setara USD280 juta, yang diperoleh dari Initial Public Offering (IPO) EMAS pada September 2025.

Fasilitas ini memperkuat likuiditas EMAS di tengah realisasi belanja modal yang mencapai USD208,7 juta per 30 September 2025. Dengan demikian, perusahaan dipastikan memiliki kapasitas keuangan yang kuat untuk menyelesaikan konstruksi dan bertransisi menuju fase komersial.

Dana RCF tersebut akan digunakan untuk refinancing pinjaman anak usaha, mendukung kebutuhan modal kerja selama komisioning dan awal operasi, serta pembiayaan lanjutan pengembangan Tambang Emas Pani.

Bicara produksi, hingga kuartal IV-2025, emAS mengumumkan peningkatan Cadangan bijih emas Pani menjadi 190,3 juta ton, yang mengandung 4,8 juta ons emas. Artinya, kandungan ini memperkuat skala dan nilai jangka Panjang proyek.

Adapun untuk tahun ini, Tambang Emas Pani menargetkan produksi emas sebesar 100.000-115.000 ons emas, tergantung pada persetujuan RKAB.

Terkait praktik environtment, social, and governance (ESG), EMAS berkomitmen kuat pada keselamatan kerja dengan capaian 18,2 juta jam kerja tanpa Lost Time Injury (LTI). Lalu, pengelolaan lingkungan, pengembangan masyarakat, serta praktik pertambangan yang bertanggung jawab.

Namun, investor perlu mencermati bahwa keberhasilan produksi perdana hanyalah awal dari perjalanan panjang manajemen dalam mengelola biaya operasional. Data rill dari Investing.com menunjukkan bahwa sektor pertambangan sangat sensitif terhadap All-in Sustaining Costs (AISC). 

Dengan progres komisioning total yang baru mencapai 68,60 persen, masih ada kebutuhan belanja modal (capex) sisa yang harus dipenuhi untuk merampungkan seluruh bay hingga kuartal pertama 2026.

Tabel Progres Operasional PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS)

Komponen PekerjaanStatus Progres (Januari 2026)Target Penyelesaian
Pembebasan Tanah100%Juli 2024 (Selesai) 
Teknik (Engineering)100%Oktober 2025 (Selesai) 
Pasokan Peralatan100%November 2025 (Selesai) 
Pekerjaan Sipil92,06%Kuartal I - 2026 
Komisioning & Penyelesaian68,60%

Kuartal I - 2026 

+1

Operasi Komersial40,00%Kuartal I - 2026 

 

Valuasi dan Sentimen Pasar: Menanti Pembuktian Februari

Pergerakan harga saham EMAS dalam beberapa bulan terakhir mencerminkan ekspektasi tinggi terhadap target produksi Februari ini. Berdasarkan analisis data Google Finance, sentimen pasar pada saham pertambangan emas sangat dipengaruhi oleh harga emas global dan volume produksi tahunan. 

Dengan target first gold pour di bay 2, pasar akan memantau seberapa cepat emas tersebut dapat dikomersialkan untuk mendongkrak pendapatan di laporan keuangan kuartal I-2026.

Risiko yang perlu dimitigasi oleh manajemen adalah ketepatan waktu dalam mencapai Commercial Operation penuh. Meskipun progres bay 2 sangat impresif (90 persen), penyelesaian sisa bay lainnya akan menentukan apakah target pendapatan tahun 2026 dapat tercapai sesuai rencana kerja operasi produksi. 

Investor rill harus memperhatikan konsistensi laporan realisasi bulanan berikutnya untuk memastikan tidak ada hambatan teknis pada fase komisioning akhir.

Secara keseluruhan, PT Merdeka Gold Resources Tbk telah menunjukkan transparansi yang baik dalam melaporkan progres kerjanya sesuai ketentuan BEI. Strategi manajemen untuk memprioritaskan bay 2 sebagai mesin pendapatan awal adalah langkah taktis untuk membuktikan kepada pasar bahwa aset tambang ini benar-benar produktif. 

Februari 2026 akan menjadi bulan penentuan apakah EMAS mampu memenuhi janji produksinya atau harus menghadapi penyesuaian ekspektasi dari para pelaku pasar.

Upaya transformasi menuju operasional penuh ini tidak hanya meningkatkan nilai aset perusahaan, tetapi juga memperkuat posisi EMAS dalam peta industri pertambangan emas nasional. Bagi para analis, keberhasilan di Februari ini akan menjadi pijakan rill untuk melakukan penilaian ulang (re-rating) terhadap target harga saham EMAS di masa depan.

Pergerakan Harga dan Siapa yang Bermain

Dari perdagangan saham, pasar merespons saham EMAS dengan baik. Hingga pukul bergerak menguat pada perdagangan intraday dengan harga terakhir tercatat di 7.425 atau naik 2,06 persen. 

Harga dibuka di 7.125, sempat turun menyentuh level terendah 7.050, lalu berbalik naik hingga mencetak high 7.450. Pergerakan ini menunjukkan adanya fase akumulasi setelah tekanan di awal sesi, yang kemudian diikuti dorongan beli hingga mendekati resistance intraday.

Dari sisi statistik perdagangan, volume EMAS hingga sesi kedua perdagangan hari ini mencapai 111,36 ribu lot dengan nilai transaksi Rp80,64 miliar dan rata-rata harga di 7.242. Posisi harga saat ini berada di atas rata-rata transaksi harian, yang mengindikasikan bahwa buyer mulai berani menaikkan harga di atas VWAP intraday. 

Rentang pergerakan 7.050–7.450 juga menunjukkan volatilitas yang cukup aktif dengan spread yang relatif terjaga.

Struktur orderbook memperlihatkan antrean bid cukup tebal di area 7.200–7.100. Pada level 7.200 terdapat 11.336 lot, di 7.125 ada 13.094 lot, dan di 7.100 tercatat 12.282 lot. Ketebalan bid di bawah harga pasar ini menjadi bantalan support jangka sangat pendek. 

Sementara itu, sisi ask terlihat menumpuk di area 7.500 hingga 7.800, dengan 3.260 lot di 7.500 dan 6.281 lot di 7.800. Distribusi supply ini menandakan area 7.450–7.500 menjadi resistance intraday terdekat.

Jika harga mampu menyerap supply di 7.450 dan 7.500 secara bertahap, ruang menuju 7.575 hingga 7.600 terbuka. Namun apabila tekanan jual kembali muncul dan harga turun ke bawah 7.300, maka area 7.200 menjadi support kunci yang perlu diuji. 

Ketebalan bid yang signifikan di bawah 7.200 menunjukkan adanya kepentingan mempertahankan level tersebut.

Dari sisi broker summary tanggal 12 Februari 2026, terlihat aktivitas akumulasi bersih masih relatif dominan meski tidak ekstrem. ZP mencatat pembelian Rp12,9 miliar dengan rata-rata 7.212, disusul PD Rp11,7 miliar dan AK Rp8,1 miliar. 

CC dan BR juga masuk dalam jajaran pembeli aktif dengan rata-rata harga di kisaran 7.226–7.334. Pola ini menunjukkan akumulasi dilakukan di rentang 7.200–7.300.

Di sisi distribusi, IF mencatat penjualan Rp14,7 miliar dengan rata-rata 7.131, sementara XL, AZ, dan KZ juga melakukan pelepasan di kisaran 7.200-an. Rata-rata harga jual broker distribusi sebagian besar berada sedikit di bawah harga pasar saat ini, yang berarti supply sebelumnya telah diserap oleh buyer di bawah 7.300.

Secara keseluruhan, struktur intraday EMAS memperlihatkan fase penguatan yang ditopang akumulasi pada level bawah. Orderbook menunjukkan support tebal di 7.100–7.200 dan resistance bertahap di atas 7.450. 

Selama harga bertahan di atas 7.200 dan buyer mampu menyerap antrean ask di 7.450–7.500, momentum kenaikan intraday masih terjaga. Namun konsentrasi supply di atas 7.500 tetap menjadi tantangan utama dalam menentukan kelanjutan tren jangka pendek.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Research Analyst
KA
Market Intelligence Analyst

KabarBursa.com

Insight Daily Lainnya