Insight Daily 19 Nov 2025 Penulis: KabarBursa.com

Distribusi Asing di BRPT justru Disambut Ritel

BRPT mencatat distribusi besar dari broker asing yang diimbangi pembelian ritel. Data harga, volume, orderbook, dan broker summary tersaji lengkap.

KABARBURSA.COM – Perdagangan saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) pada Senin, 18 November 2025 langsung memperlihatkan perpindahan nilai besar antara broker institusi dan broker ritel. Data transaksi menunjukkan sisi jual terbesar berasal dari kelompok broker asing sementara sisi beli didominasi broker dengan basis ritel.BRPT bergerak pada rentang Rp3.550 hing...

Perdagangan saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) pada Senin, 18 November 2025 langsung memperlihatkan perpindahan nilai besar antara broker institusi dan broker r
Perdagangan saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) pada Senin, 18 November 2025 langsung memperlihatkan perpindahan nilai besar antara broker institusi dan broker r

Insight Navigator

  1. 01 Pergerakan Harga dan Aktivitas Perdagangan BRPT
  2. 02 Struktur Orderbook Sepanjang Perdagangan 18 Oktober 2025
  3. 03 Pemetaan Pembeli dan Penjual Berdasarkan Broker

KABARBURSA.COM – Perdagangan saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) pada Senin, 18 November 2025 langsung memperlihatkan perpindahan nilai besar antara broker institusi dan broker ritel. 

Data transaksi menunjukkan sisi jual terbesar berasal dari kelompok broker asing sementara sisi beli didominasi broker dengan basis ritel.

BRPT bergerak pada rentang Rp3.550 hingga Rp3.610 sepanjang sesi dengan volume 289,34 ribu lot dan nilai transaksi Rp103,3 miliar. Harga dibuka di Rp3.580 dan ditutup pada Rp3.550.

Pada sisi penjualan, Semesta Indovest Sekuritas (MG) melepas Rp43,5 miliar, diikuti Maybank Sekuritas Indonesia (ZP) Rp41,1 miliar dan Yakin Bertumbuh Sekuritas (YB) Rp40,8 miliar. 

Di sisi pembelian, Stockbit Sekuritas Digital (XL) mencatat Rp37,4 miliar, Henan Putihrai Sekuritas (HP) Rp30,48 miliar, dan BRI Danareksa Sekuritas (GR) Rp22 miliar.

Pergerakan Harga dan Aktivitas Perdagangan BRPT

Pada sisi bid, antrean terbesar muncul di Rp3.500 dengan 53.209 lot dan 769 frekuensi. Level ini menjadi titik dengan aktivitas beli paling padat pada hari tersebut.

Level Rp3.550 mencatat 16.126 lot dengan 702 frekuensi. Sementara Rp3.540 mencatat 10.758 lot dengan 221 frekuensi.

Di harga Rp3.530, antrean beli menunjukkan 11.111 lot dengan 154 frekuensi. Di bawahnya, Rp3.520 berisi 16.809 lot dengan 202 frekuensi.

Bid di Rp3.510 memperlihatkan 16.986 lot dengan 252 frekuensi. Pada Rp3.500, data mencatat akumulasi lot terbesar untuk sisi bawah.

Antrean Rp3.490 menampilkan 7.032 lot dengan 77 frekuensi. Level Rp3.480 menyusul dengan 6.339 lot dan 134 frekuensi.

Pada Rp3.470, tercatat 8.306 lot dengan 63 frekuensi. Sementara Rp3.460 mencatat 9.756 lot dengan 46 frekuensi.

Di sisi offer, level Rp3.600 menjadi titik jual dengan lot relatif besar, yakni 9.347 lot dengan 130 frekuensi. Level ini menjadi salah satu rentang aktif pada sisi atas.

Penawaran di Rp3.650 memperlihatkan jumlah terbesar pada sisi offer, yaitu 10.195 lot dengan 178 frekuensi. Sementara Rp3.640 mencatat 9.668 lot dengan 87 frekuensi.

Level Rp3.630 menampilkan 6.681 lot dengan 102 frekuensi. Pada Rp3.620, data menunjukkan 5.187 lot dengan 91 frekuensi.

Antrean Rp3.610 mencatat 3.948 lot dengan 105 frekuensi. Di bawahnya, Rp3.600 tetap menjadi pusat aktivitas jual yang terlihat lebih padat dibanding level sekitar.

Pada Rp3.590, terdapat 3.668 lot dengan 67 frekuensi. Sementara Rp3.580 mencatat 2.878 lot dengan 57 frekuensi.

Level Rp3.570 menampilkan 2.839 lot dengan 28 frekuensi. Pada Rp3.560, tercatat 2.139 lot dengan 19 frekuensi.

Struktur Orderbook Sepanjang Perdagangan 18 Oktober 2025

Pada sisi pembelian, Stockbit Sekuritas Digital (XL) tercatat membeli BRPT senilai Rp37,4 miliar dengan volume 103.786 lot pada harga rata-rata Rp3.607. Angka ini menjadi nilai pembelian terbesar pada perdagangan 18 November.

Henan Putihrai Sekuritas (HP) mencatat pembelian Rp30,48 miliar dengan 83.100 lot pada harga rata-rata Rp3.662. Di bawahnya, BRI Danareksa Sekuritas (GR) mencatat pembelian Rp22 miliar dengan 60.996 lot pada harga rata-rata Rp3.599.

Indo Premier Sekuritas (PD) melakukan pembelian Rp21 miliar dengan 59.171 lot pada harga rata-rata Rp3.590. Sementara Ajaib Sekuritas Asia (XC) membeli Rp20,1 miliar dengan 55.725 lot pada harga rata-rata Rp3.602.

Sucor Sekuritas (SQ) mencatat pembelian Rp19,8 miliar dengan 59.734 lot di harga rata-rata Rp3.607. Di sisi lain, OD Sekuritas membukukan pembelian Rp14 miliar dengan 38.9K lot pada harga rata-rata Rp3.594.

Mirae Asset Sekuritas Indonesia (YP) menambah pembelian Rp11,9 miliar sebesar 33.738 lot pada harga rata-rata Rp3.599. Seluruh broker tersebut menjadi kelompok pembeli dominan di sesi reguler.

Pada sisi penjualan, Semesta Indovest Sekuritas (MG) melepas saham dengan nilai Rp43,5 miliar sebanyak 120.530 lot pada rata-rata harga Rp3.609. Maybank Sekuritas Indonesia (ZP) mengikuti dengan penjualan Rp41,1 miliar sebesar 113.553 lot pada rata-rata Rp3.606.

Yakin Bertumbuh Sekuritas (YB) menjual Rp40,8 miliar dengan 113.435 lot pada harga rata-rata Rp3.597. Mandiri Sekuritas (CC) juga mencatat penjualan Rp39 miliar sebesar 108.33K lot pada rata-rata Rp3.595.

Broker AI melepas Rp10,2 miliar dengan 31.33K lot di rata-rata Rp3.599. Sementara BK menjual Rp7,2 miliar sebesar 26.5K lot pada harga Rp3.593.

Pada bagian terbawah daftar, FZ mencatat penjualan Rp6 miliar dengan 18.6K lot pada rata-rata Rp3.600. Total nilai penjualan kelompok broker tersebut mendominasi sisi distribusi pada 18 November.

Pemetaan Pembeli dan Penjual Berdasarkan Broker

Data perdagangan 18 November menunjukkan BRPT ditutup di level Rp3.550 setelah berada dalam rentang Rp3.550 hingga Rp3.610 sepanjang sesi. Volume transaksi tercatat 289,34 ribu lot dengan nilai perdagangan sebesar Rp103,3 miliar.

Rata-rata harga transaksi berada pada Rp3.571, sementara harga pembukaan dan penutupan berada di rentang yang sama dengan pergerakan harian. Frekuensi transaksi tampak tercatat 4.146 kali pada sisi bid dan 4.109 kali pada sisi offer.

Pada sisi bid, antrean terbesar muncul di Rp3.500 sebanyak 53.209 lot dengan 769 frekuensi. Level Rp3.550 menyusul dengan 16.126 lot dan 702 frekuensi.

Antrean pada Rp3.540 terlihat sebanyak 10.758 lot, sedangkan Rp3.530 mencatat 11.111 lot pada hari itu. Level Rp3.520 mencatat 16.809 lot dengan 202 frekuensi.

Pada sisi offer, level Rp3.650 menjadi penawaran terbesar dengan 10.195 lot dan 178 frekuensi. Level Rp3.640 menampilkan 9.668 lot dengan 87 frekuensi.

Sementara penawaran di Rp3.600 mencatat 9.347 lot dengan 130 frekuensi. Level Rp3.610 mengikuti dengan 3.948 lot dan 105 frekuensi.

Di kelompok pembeli, Stockbit Sekuritas Digital (XL) memimpin dengan nilai Rp37,4 miliar dan volume 103.786 lot. Henan Putihrai Sekuritas (HP) berada di urutan berikutnya dengan pembelian Rp30,48 miliar sebanyak 83.100 lot.

Di antara pembeli lain, BRI Danareksa Sekuritas (GR) membukukan Rp22 miliar dengan 60.996 lot. Indo Premier Sekuritas (PD) mencatat Rp21 miliar dengan 59.171 lot.

Pada sisi penjualan, Semesta Indovest Sekuritas (MG) menjadi penjual terbesar dengan nilai Rp43,5 miliar dan volume 120.530 lot. Maybank Sekuritas Indonesia (ZP) menyusul dengan Rp41,1 miliar sebesar 113.553 lot.

Yakin Bertumbuh Sekuritas (YB) mencatatkan penjualan Rp40,8 miliar dengan 113.435 lot. Di bawahnya, Mandiri Sekuritas (CC) tercatat menjual Rp39 miliar sebanyak 108.33K lot. (*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Research Analyst
KA
Market Intelligence Analyst

KabarBursa.com

Insight Daily Lainnya