KABARBURSA.COM - Saham PT RMK Energy Tbk (RMKE) ditutup menguat sebesar 0,81 persen atau naik 40 poin ke level Rp4.990 pada perdagangan Rabu, 24 Desember 2025. Penguatan ini dibarengi dengan akumulasi investor asing dan peningkatan volume signifikan.
Berdasarkan data perdagangan Stockbit, UBS Sekuritas (AK) menjadi broker yang menampung dana investor asing terbesar dengan nilai transaksi mencapai Rp21,1miliar atau setara 41,9 ribut lot saham, dengan harga rata-rata di level Rp5.027.
Selain AK, aksi beli saham RMKE juga dilakukan oleh Mandiri Sekuritas (CC) yang mencatat pembelian sebesar Rp5,3 miliar atau 10,3 ribu lot di harga rata-rata Rp5.061.
Broker Maybank Sekuritas Indonesia (ZP) juga menyerok saham emiten penyedia jasa logistik pertambangan batu bara ini dengan nilai beli Rp3,6 miliar atau 7,2 ribut lot di rentang harga Rp5.015.
Tak ketinggalan, broker OCBC Sekuritas Indonesia (TP) dan JP Morgan Sekuritas Indonesia (BK) turut mengoleksi saham RMKE masing-masing senilai Rp1,5 miliar dan Rp1,3 miliar di harga rata-rata Rp5.008 serta Rp5.050.
Masih ada tiga broker lainnya yang membeli saham RMKE. Namun, nominal pembelian tidak lebih besar dibanding broker yang telah disebutkan.
Di sisi lain, hanya ada satu broker yang terlihat melepas RMKE yakni Phillip Sekuritas Indonesia (KK) dengan menjual 60 lot di harga rata-rata Rp5.025.
Pergerakan Teknikal
Secara teknikal, pergerakan RMKE masih berada dalam tren naik yang solid. Penguatan harga turut didukung oleh lonjakan volume transaksi yang tinggi.
Volume perdagangan pada 24 Desember 2025 tercatat mencapai sekitar 38,59 juta saham, jauh di atas rata-rata volume 20 hari yang berada di kisaran 23,63 juta saham.
Di sisi lain, saham RMKE terpantau konsisten bergerak di atas moving average (MA). Data grafik Stockbit menunjukkan, harga saham berada cukup jauh di atas MA20 yang berada di kisaran Rp4.355, serta MA50 di level sekitar Rp3.384.
RMKE sendiri mencatatkan kinerja harga yang impresif sepanjang tahun berjalan. Berdasarkan data, saham RMKE membukukan penguatan 902,01 persen secara year to date (YTD).
Dalam jangka pendek, RMKE juga menunjukkan penguatan yang relatif stabil. Pada periode mingguan saham ini menguat 1,63 persen. Dalam rentang satu bulan, harga RMKE melonjak 40,96 persen, dan dalam tiga bulan terakhir tercatat melesat hingga 283,85 persen.
Kinerja jangka menengah hingga panjang terlihat semakin menonjol. Dalam periode enam bulan, saham RMKE menguat 878,43 persen, sementara secara satu tahun tercatat naik 888,12 persen. Bahkan dalam rentang tiga tahun, RMKE masih mencatatkan kenaikan signifikan sebesar 433,69 persen.
Adapun, RMKE tengah mendapatkan sentimen positif dari kalangan analis. Berdasarkan data analisis Stockbit, tujuh analis yang memantau saham RMKE seluruhnya memberikan rekomendasi beli , tanpa ada rekomendasi tahan maupun jual.
Sejalan dengan rekomendasi tersebut, analis mematok target harga rata-rata RMKE di level Rp7.307 per saham. Sementara itu, estimasi target harga tertinggi berada di kisaran Rp7.800, dengan target terendah di level Rp6.700 per saham. (*)