Insight Daily 28 Jan 2026 Penulis: KabarBursa.com

Broker Ritel ini Dongkrak KAQI di Tengah Potensi Trading Halt IHSG

Di tengah IHSG yang bergejolak dan sentimen MSCI, KAQI justru melesat agresif dengan likuiditas besar. Bagaimana struktur transaksi, broker flow, dan peta harga membentuk reli saham ini?

KABARBURSA.COM – Pergerakan saham Jantra Grupo Indonesia Tbk (KAQI) pada perdagangan Rabu, 28 Januari 2026, sangat menarik untuk diperhatikan. Di saat pasar domestik bergejolak lantaran MSCI yang membekukan perubahan indeks saham Indonesia, KAQI justri melesat tak tertahankan.Hingga sesi pertama perdagangan hari ini, KAQO membuka perdagangan di level 88, nai...

PT Jantra Grupo Indonesia Tbk atau KAQI saat melakukan pencatatan saham perdana di BEI, Senin, 10 Maret 2025. Foto: Kabar Bursa/Desty Luthfiani
PT Jantra Grupo Indonesia Tbk atau KAQI saat melakukan pencatatan saham perdana di BEI, Senin, 10 Maret 2025. Foto: Kabar Bursa/Desty Luthfiani

Insight Navigator

  1. 01 Minat Beli Langsung Menempel di Area Atas
  2. 02 Reli Aman: Jarak Beli dan Jual Menyempit
  3. 03 Bisnis Bengkel EV
  4. 04 Potensi Gerak di Area 90-95

KABARBURSA.COM – Pergerakan saham Jantra Grupo Indonesia Tbk (KAQI) pada perdagangan Rabu, 28 Januari 2026, sangat menarik untuk diperhatikan. Di saat pasar domestik bergejolak lantaran MSCI yang membekukan perubahan indeks saham Indonesia, KAQI justri melesat tak tertahankan.

Hingga sesi pertama perdagangan hari ini, KAQO membuka perdagangan di level 88, naik dari penutupan sebelumnya di 80. Sejak awal sesi, saham ini langsung bergerak dalam rentang yang lebar, dengan tekanan beli yang cepat hingga membawa harga menjangkau area 100, bahkan mencetak titik tertinggi harian di 105.

Namun, Gerak agresif tersebut mulai mengendur, terutama saat harga membentuk titik terendah harian di 84. Tapi itu tidak berlangsung lama, harga kembali merangkak naik dan bergerak stabil di area atas. Hal ini tercermin dari harga rata-rata transaksi yang berada di 96.

Hingga menjelang akhir sesi pertama, KAQI berada di level 94, menguat 17,50 persen. Kenaikan ini berlangsung di tengah likuiditas yang besar untuk saham berharga di bawah 100, dengan nilai transaksi mencapai Rp91,36 miliar dan volume 9,48 juta saham. 

Frekuensi transaksi juga tinggi, menembus 54.940 kali, yang menunjukkan aktivitas berlangsung ramai dan menyebar, bukan sekadar didorong segelintir transaksi besar.

Minat Beli Langsung Menempel di Area Atas

Jika melihat dari struktur orderbook-nya, tampak minat beli yang langsung menempel di area atas. Pada level terdekat, antrean bid di 94 tercatat 21.008 lot dengan frekuensi 71 kali, sementara supply di 95 hanya 3.139 lot dengan frekuensi enam kali. 

Ketimpangan ini menciptakan ruang bagi harga untuk bertahan di zona tinggi tanpa harus menembus tembok suplai besar pada level awal. Di bawahnya, bid tetap berlapis dari 93 hingga 85, membentuk bantalan harga yang relatif rapat.

Memasuki level yang lebih tinggi, supply memang mulai menebal. Offer di 96 tercatat hampir 98 ribu lot, sementara di rentang 100 hingga 104, antrean jual berada di kisaran 34 ribu hingga 63 ribu lot per level. 

Namun, tebalnya supply tersebut tidak serta-merta menekan harga kembali ke bawah. Total antrean bid tercatat sekitar 501 ribu lot, sedangkan offer sekitar 955 ribu lot, dengan frekuensi sisi jual yang lebih tinggi. 

Dalam kondisi ini, harga KAQI bergerak cepat setiap kali supply terdekat terserap, lalu menguji lapisan berikutnya, tanpa kehilangan minat beli di level bawah.

Reli Aman: Jarak Beli dan Jual Menyempit

Dinamika ini sejalan dengan pola trade book yang memperlihatkan akumulasi aktif sejak awal sesi. Kurva buy langsung melesat sejak pembukaan dan berada di atas kurva sell pada fase awal perdagangan. 

Meski menjelang akhir sesi pertama jarak antara buy dan sell mulai menyempit, keduanya terbentuk pada volume transaksi yang sudah tinggi. Ini menunjukkan bahwa reli KAQI berlangsung dalam kondisi transaksi ramai, bukan akibat pergerakan tipis di pasar sepi, bahkan ketika IHSG berada dalam tekanan kuat.

Pembacaan semakin jelas ketika ditarik ke broker flow dan broker summary. Pada pasar reguler, Trust Sekuritas (BR) muncul sebagai pembeli bersih terbesar dengan nilai Rp858,5 juta dan volume sekitar 106 ribu lot di harga rata-rata 81. 

Erdikha Elit Sekuritas (AO) menyusul dengan beli bersih Rp385,6 juta dan 47,3 ribu lot di harga rata-rata yang sama. Sementara CGS International Sekuritas Indonesia (YU) mencatat beli bersih Rp163,9 juta dengan 21,4 ribu lot di harga rata-rata 79. 

Ketiga broker ini menjadi penopang utama sisi permintaan pada hari ini.

Di sisi berlawanan, Stockbit Sekuritas Digital (XL) tercatat sebagai penjual bersih terbesar dengan nilai sekitar Rp1 miliar, melepas 134,6 ribu lot di harga rata-rata 79. Panin Sekuritas (GR) dan Mandiri Sekuritas (CC) juga berada di sisi jual, masing-masing dengan nilai Rp236,1 juta dan Rp100,4 juta. 

Komposisi ini memperlihatkan adanya arus jual yang nyata, terutama dari broker yang lekat dengan ritel, namun serapan dari BR dan AO cukup untuk menjaga harga tetap bertahan di area atas.

Dalam konteks perdagangan hari ini, penguatan KAQI menjadi kontras dengan kondisi IHSG yang sempat mendekati ambang trading halt. Saat indeks berada di bawah tekanan, KAQI justru menunjukkan karakter pergerakan yang aktif, likuid, dan ditopang serapan broker dominan. 

Bisnis Bengkel EV

Dorongan broker ritel pada saham KAQI sepertinya tidak lepas dari sentiment makro. KAQI dikabarkan tengah bermain di bisnis bengkel EV. Kabarnya, perusahaan sedang menjajaki kerja sama strategis dengan produsen kendaraan Listrik global BYD.

Kerja sama tersebut dalam rangka pengembangan jaringan bengkel resmi BYD di Indonesia. Bahkan, KAQI berencana membangun lebih dari 20 bengkel resmi BYD dengan estimasi nilai proyek mencapai Rp300 miliar.

Lokasi bengkel nantinya akan difokuskan di kota-kota besar dengan tingkat adopsi EV yang terus meningkat, seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Semarang, Bali, dan sejumlah wilayah strategis lainnya.

Bisnis bengkel EV digadang-gadang dapat menghasila]kan recuring income dari servis berkala, suku cadang, hingga perawatan baterai. 

Potensi Gerak di Area 90-95

Jika dibaca pelan dan disiplin, arah pergerakan KAQI hingga akhir sesi bergerak di zona tarik-menarik yang sangat sensitif terhadap arus transaksi, terutama karena konteks pasar hari ini tidak ideal dan IHSG berada dalam tekanan besar.

Pada grafik harian, lonjakan KAQI hari ini sudah membawa harga menembus area konsolidasi panjang 70–80 yang selama berbulan-bulan menahan pergerakan. Break ini terjadi dengan volume melonjak tajam, artinya harga naik bukan karena sepi transaksi. 

Namun, candlestick dengan ekor panjang memberi sinyal bahwa kenaikan tersebut tidak steril dari tekanan jual. Ada fase di mana harga ditekan cukup dalam sebelum kembali ditarik ke area atas.

Dari sudut pandang chartbit, posisi harga di kisaran 90–95 saat ini adalah zona krusial. Di area inilah pasar sedang “memutuskan” apakah kenaikan hari ini akan dikunci, dibiarkan berfluktuasi, atau dilepas mengikuti sentimen indeks. 

Selama harga tidak kembali mendekati area ekor bawah, pasar masih membaca bahwa tekanan jual belum mendominasi. Tetapi pada saat yang sama, absennya dorongan lanjutan yang agresif juga membuat harga rentan bergerak menyamping dengan volatilitas tinggi.

Namun, potensi terkunci ARA tidak serta merta mulus terjadi. Kunci ARA biasanya ditandai oleh candlestick yang “bersih”, nyaris tanpa bayangan, dengan harga menempel di batas atas dan volume terus masuk. 

Pada KAQI, struktur hari ini justru menunjukkan banyak transaksi terjadi di berbagai level, bukan harga yang ditahan kaku di satu titik. Ini mengindikasikan bahwa reli hari ini lebih menyerupai perdagangan aktif, bukan aksi penguncian harga.

Apakah ada kemungkinan “penyelamatan” oleh broker ritel? Secara chart, itu biasanya tercermin dari harga yang ditahan di area tertentu meski tekanan eksternal meningkat. 

Sejauh ini, harga memang bertahan di atas area pembukaan, tetapi belum menunjukkan pola dikunci. Ini lebih mencerminkan upaya menjaga harga tetap hidup, bukan mengamankan harga di batas atas.

Sebaliknya, risiko ikut melemah mengikuti IHSG juga tidak bisa diabaikan sepenuhnya. Karena kenaikan KAQI sudah cukup ekstrem dalam satu sesi, setiap tekanan lanjutan dari indeks berpotensi memicu profit taking lanjutan, terutama jika harga kehilangan pijakan di area 90-an. 

Dalam skenario ini, chartbit akan menunjukkan candle mengecil dengan bayangan atas yang mulai dominan.

Dengan demikian, hingga akhir sesi, arah KAQI lebih tepat dibaca sebagai bertahan dan berfluktuasi di area tinggi, bukan terkunci ARA dan juga belum menunjukkan tanda runtuh. 

Harga berada di fase di mana setiap dorongan kecil—baik beli maupun jual—bisa mengubah bentuk candle secara cepat, sejalan dengan kondisi pasar yang sedang rapuh.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Research Analyst
KA
Market Intelligence Analyst

KabarBursa.com