Insight Daily 08 Dec 2025 Penulis: KabarBursa.com

AALI Menarik Perhatian, Sinyal Akumulasi Mulai Masuk

Akumulasi beli tercatat meningkat secara bertahap sejak pagi, dengan lonjakan yang terjadi pada rentang waktu menjelang pertengahan sesi pertama hingga awal sesi kedua.

KABARBURSA.COM - PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) terpantau tengah menunjukkan kinerja positif pada perdagangan Senin, 8 Desember 2025. Pada hari ini, AALI dibuka menguat tipis 0,31 persen ke level Rp8.000.Bahkan, saham emiten sawit ini sempat menyentuh harga Rp8.100 meskipun pada sesi I saham ini ditutup 0,63 persen di level Rp8.025.Akumulasi beli tercatat ...

Kebun sawit milik PT Astra Agro Lestari Tbk. Foto: Dok AALI
Kebun sawit milik PT Astra Agro Lestari Tbk. Foto: Dok AALI

Insight Navigator

  1. 01 Akumulasi Asing

KABARBURSA.COM - PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) terpantau tengah menunjukkan kinerja positif pada perdagangan Senin, 8 Desember 2025. Pada hari ini, AALI dibuka menguat tipis 0,31 persen ke level Rp8.000.

Bahkan, saham emiten sawit ini sempat menyentuh harga Rp8.100 meskipun pada sesi I saham ini ditutup 0,63 persen di level Rp8.025.

Mengutip Stcokbit, data trade book hari ini pada sesi I, memperlihatkan kurva transaksi beli saham AALI berada jauh di atas transaksi jual sejak pembukaan pasar.

Akumulasi beli tercatat meningkat secara bertahap sejak pagi, dengan lonjakan yang terjadi pada rentang waktu menjelang pertengahan sesi pertama hingga awal sesi kedua.

Sementara itu, transaksi jual juga berjalan namun dengan ritme yang lebih landai. Pergerakan ini menciptakan selisih antara nilai transaksi beli dan jual yang relatif stabil hingga siang hari, tanpa diiringi lonjakan harga yang signifikan.

Akumulasi Asing

Pergerakan saham AALI pada pekan lalu atau periode 1–5 Desember 2025 menunjukkan aktivitas akumulasi yang kuat dari investor asing melalui beberapa broker.

Mandiri Sekuritas (CC) menjadi broker pembeli terbanyak AALI di pekan lalu sebesar Rp11,5 miliar atau 14,6 ribu lot di harga rata-rata Rp7.836.

UBS Sekuritas (AK) menyerok saham AALI sebesar Rp7 miliar sebanyak 8,9 ribu lot di rentang harga Rp7.814. Broker Maybank Sekuritas Indonesia (ZP) juga terpantau membeli senilai Rp5,3 miliar di harga rata-rata Rp7.747.

Beberapa broker juga menampung dana asing guna membeli AALI seperti CGS International Sekuritas Indonesia (Rp5,1 miliar), BCA Sekuritas (Rp1,4 miliar), dan JP Morgan Sekuritas Indonesia (Rp1,2 miliar).

Konsensus analis Stockbit terhadap saham AALI masih cenderung berhati-hati. Dari total 11 analis, mayoritas memberikan rekomendasi hold, sementara sebagian lainnya berada di posisi beli.

Berdasarkan data analisis, tiga analis merekomendasikan buy, delapan analis menyematkan rekomendasi hold, dan tidak ada analis yang merekomendasikan sell.

Sejalan dengan itu, target harga rata-rata analis untuk saham AALI berada di level Rp8.283 per saham. Sementara itu, estimasi target tertinggi mencapai Rp11.700 dan target terendah berada di Rp7.200.

AALI baru saja mengkonfirmasi jika harga berhasil menembus  Moving Average 20 (MA20) yang bertengger di harga 7,773 pada 4 Desember 2025. Tak hanya itu, saham ini juga mampu melampaui MA50 di harga Rp7.822 pada hari yang sama.

Dalam periode sepekan, saham AALI mengalami penguatan sebesar 4,58 persen, bergerak dari level 7.650 hingga 8.000.

Penguatan juga berlanjut dalam jangka satu bulan, dengan kenaikan 2,56 persen di kisaran 7.500–8.000. Sementara itu, dalam periode tiga bulan, saham AALI mencatatkan kenaikan 8,84 persen, dengan rentang pergerakan 7.175–9.000.

Dalam horizon yang lebih panjang, kinerja saham AALI menunjukkan pemulihan yang lebih kuat. Selama enam bulan, harga saham menguat 35,59 persen, bergerak dari 5.600 hingga menyentuh 9.000.

Secara year to date (YTD), AALI mencatatkan kenaikan 29,03 persen, sementara secara tahunan saham ini menguat 28,51 persen, dengan rentang pergerakan 5.200–9.000.

Namun demikian, secara historis jangka panjang, pergerakan saham AALI masih belum sepenuhnya pulih. Dalam periode tiga tahun, saham ini hanya mencatatkan kenaikan 1,91 persen.

Untuk periode lima tahun, AALI tercatat turun 33,75 persen, sedangkan dalam rentang 10 tahun penurunan mencapai 53,42 persen.

Kinerja Keuangan AALI Kuartal III 2025

AALI mencatatkan kinerja positif pada kuartal III 2025. Dalam periode ini, perusahaan sukses meraup pendapatan sebesar Rp22,11 triliun atau naik 35,8 persen year on year (yoy) dibanding periode serupa tahun lalu.

Sementara itu, beban pokok AALI pada periode sembilan bulan pertama 2025 sebesar Rp18,85 triliun serta laba bruto senilai Rp3,26 triliun.

Adapun laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp1,07 triliun. Angka ini meningkat 33,57 persen yoy dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.(*)
 

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Research Analyst
KA
Market Intelligence Analyst

KabarBursa.com

Insight Daily Lainnya