KABARBURSA.COM - Proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (Whoosh) kembali menjadi sorotan setelah pemerintah membuka pembahasan restrukturisasi pinjaman yang nilainya membengkak hingga sekitar USD7,3 miliar atau Rp113 triliun. Ekonom UPN Veteran Jakarta, Achmad Nur Hidayat, menilai langkah pemerintah memperpanjang tenor pinjaman hingga 60 tahun hanya menunda masalah tanpa memperbaiki struktur pembiayaan yang rapuh. Ia menyoroti tingginya ketergantungan proyek pada utang luar nege
INFOGRAFIS Whoosh Perlu Strategi Lebih, Bukan Hanya Perpanjang Tenor