KABARBURSA.COM - Nilai tukar rupiah diperkirakan masih bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah pada perdagangan Kamis (2/7/2026) di kisaran Rp17.950–Rp18.010 per dolar AS akibat kombinasi sentimen global dan domestik. Direktur PT Traze Andalan Futures Ibrahim Assuaibi menilai tekanan terhadap rupiah dipicu ketidakpastian negosiasi perdamaian Amerika Serikat dan Iran, penguatan dolar AS, serta antisipasi pasar terhadap data ketenagakerjaan AS yang berpotensi memengaru
INFOGRAFIS Tekanan Belum Reda, Rupiah Dekati Rp18.010