KABARBURSA.COM - Platform kolaborasi ekonomi Business 57 Plus (B57+) Asia Pacific Chapter menilai pelemahan rupiah perlu dicermati serius karena berdampak pada biaya impor, pembiayaan, hingga persepsi investor. Sekretaris Jenderal B57+ Indonesia Eka Sastra mengatakan fluktuasi rupiah dipengaruhi tekanan dolar AS, arus modal, kebutuhan valas korporasi, dan ketidakpastian geopolitik global. Meski rupiah sempat melemah hingga mendekati Rp17.745 per dolar AS sebelum menguat ke ki
INFOGRAFIS Rupiah Melemah, B57+ Soroti Peluang Ekspor Halal