KABARBURSA.COM - Pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut masyarakat desa tidak menggunakan dolar AS memicu kritik dari ekonom di tengah pelemahan rupiah ke level Rp17.600 per dolar AS dan koreksi IHSG, dengan Ekonom UPN Veteran Jakarta Achmad Nur Hidayat menilai pandangan tersebut keliru karena masyarakat perdesaan tetap terdampak langsung oleh gejolak global melalui kenaikan harga pupuk, pakan ternak, BBM, dan biaya distribusi akibat depresiasi rupiah dan lonjakan
INFOGRAFIS Prabowo Bahas Dolar, Ekonom Ingatkan Risiko