KABARBURSA.COM - Lonjakan pinjaman online (pinjol) di Indonesia yang kini mencapai outstanding Rp101,3 triliun per September 2025 menjadi sinyal peringatan bagi ketahanan ekonomi rumah tangga. Ekonom UPN Veteran Jakarta, Achmad Nur Hidayat, menilai kenaikan tajam pinjol mencerminkan melemahnya daya beli masyarakat, di mana banyak rumah tangga bergantung pada utang untuk bertahan hidup. Ia menegaskan, konsumsi yang dibiayai utang menciptakan ilusi pertumbuhan ekonomi dan mengg
INFOGRAFIS Pinjol Tembus Rp101 T, Daya Beli Tertekan