KABARBURSA.COM - Mineral tanah jarang menjadi salah satu isu paling strategis dalam perang dagang AS–China karena perannya yang vital dalam teknologi, industri militer, dan energi terbarukan. China, yang menguasai lebih dari 60% produksi global dan 92% kapasitas pengolahannya, memperketat ekspor mineral ini pada Oktober 2025, termasuk menambah lima elemen baru ke daftar pembatasan. Kebijakan tersebut memicu reaksi keras dari Presiden AS Donald Trump, yang mengancam balasan ek
INFOGRAFIS Mineral Tanah Jarang di Tengah Tegangan Dagang AS–China