KABARBURSA.COM - Michael Spence, ekonom peraih Nobel yang dikenal dengan Teori Signaling, mempopulerkan konsep ini dalam konteks pasar modal sebagai cara perusahaan berkomunikasi dengan investor di tengah asimetri informasi. Melalui sinyal seperti pengumuman dividen, program buyback saham, penerbitan obligasi, atau strategi harga saat IPO, manajemen perusahaan memberikan indikasi tentang prospek dan kesehatan finansial mereka. Di Bursa Efek Indonesia, teori ini kerap tercermi
INFOGRAFIS Michael Spence & Teori Signaling dalam Pasar Modal