KABARBURSA.COM - Pada tahun 2025, Indonesia memperkuat posisinya di pasar karbon internasional dengan memisahkan dua segmen utama: karbon dari sektor energi dan karbon berbasis kehutanan. Segmen energi, yang mencakup pembangkit listrik rendah emisi seperti hydro dan gas alam, mencatat lonjakan transaksi hingga 1,78 juta ton CO₂e saat peluncuran perdagangan internasional pada Januari. Sementara itu, mulai Maret 2025, pemerintah memperkenalkan segmen karbon kehutanan dan komuni
INFOGRAFIS Karbon Energi vs Karbon Kehutanan