KABARBURSA.COM - Dolar AS kembali melemah pada Jumat pagi, 14 November 2025, setelah berakhirnya shutdown pemerintahan terpanjang sepanjang sejarah AS justru memunculkan keraguan baru di pasar akibat rusaknya aliran data ekonomi dan menurunnya kredibilitas indikator makro. Indeks DXY turun 0,35 persen ke 99,14, sementara euro, yen, dan poundsterling kompak menguat di tengah melemahnya greenback, yang juga tertekan oleh ketidakpastian kebijakan The Fed serta ketidaksepahaman p
INFOGRAFIS Dolar Melemah, Yen Menguat