KABARBURSA.COM - Nilai tukar dolar Amerika Serikat melemah tajam pada perdagangan Kamis (2/7/2026) setelah data ketenagakerjaan menunjukkan penambahan lapangan kerja nonpertanian hanya 57.000, jauh di bawah ekspektasi pasar, sehingga menurunkan peluang kenaikan suku bunga Federal Reserve dan mendorong pelemahan indeks dolar (DXY) sebesar 0,56 persen ke level 100,83. Pelemahan greenback mengangkat sejumlah mata uang utama seperti euro dan yen serta membuka peluang penguatan ru
INFOGRAFIS Dolar Melemah, Rupiah Berpeluang Menguat