KABARBURSA.COM - Isu demutualisasi Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali menguat seiring sinyal pemerintah dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk membuka kepemilikan bursa bagi pihak di luar perantara pedagang efek, di tengah penegasan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) bahwa keterlibatan sovereign wealth fund domestik dalam kepemilikan bursa tidak akan menimbulkan konflik kepentingan. Chief Investment Officer Danantara, Pandu Sjahrir, menyatakan Danant
INFOGRAFIS Demutualisasi BEI Menguat, Danantara Bantah Konflik