KABARBURSA.COM - Di tengah libur panjang Lebaran 2026, pergerakan rupiah tetap menghadapi tekanan di pasar global, mendorong Bank Indonesia (BI) meningkatkan kewaspadaan dengan pemantauan 24 jam, terutama melalui pasar offshore Non-Deliverable Forward (NDF). Deputi Gubernur BI Destry Damayanti menyatakan langkah ini krusial di tengah ketidakpastian global akibat konflik Timur Tengah yang memicu arus modal keluar, tercermin dari net outflow portofolio sebesar USD1,1 mili
INFOGRAFIS BI Siaga 24 Jam Jaga Rupiah