KABARBURSA.COM - Bank Indonesia menegaskan komitmennya menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah eskalasi konflik Timur Tengah yang memicu turbulensi pasar global, dengan Senior Deputi Gubernur BI Destry Damayanti menyatakan otoritas moneter akan melakukan intervensi secara tegas dan berkesinambungan melalui berbagai instrumen, termasuk transaksi non-deliverable forward (NDF) di pasar offshore dan onshore, operasi pasar spot, serta pembelian surat berharga negara (SBN)
INFOGRAFIS BI Intervensi Lindungi Rupiah