KABARBURSA.COM - Pejabat Sementara Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Jeffrey Hendrik merespons diplomatis pernyataan Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi Hashim Djojohadikusumo yang menyebut Presiden Prabowo Subianto marah atas gejolak pasar modal akhir Januari 2026. Jeffrey menilai perhatian pemerintah justru menjadi dukungan moral bagi BEI untuk mempercepat pembenahan struktur dan transparansi pasar, seraya menegaskan fokus bursa saat ini adalah langkah te
INFOGRAFIS BEI Respons Gejolak MSCI