KABARBURSA.COM - Pemerintah membuka peluang relaksasi terbatas terhadap kuota produksi batu bara dan nikel di tengah lonjakan harga komoditas global akibat konflik geopolitik di Timur Tengah, dengan tetap menjaga pendekatan yang terukur dan selektif. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan kebijakan ini akan dipertimbangkan jika harga tetap stabil dan menguntungkan, seiring perubahan lanskap pasar dari kelebihan pasokan pada 2025 menjadi penguatan harga pada 2026. Dengan har
INFOGRAFIS Batu Bara Naik, Kuota Berpotensi Longgar