KABARBURSA.COM - Harga batu bara kembali melemah tiga hari beruntun hingga ditutup di level USD105,4 per ton pada kontrak Oktober, meski permintaan Asia melonjak ke level tertinggi dalam setahun. Lonjakan impor China, Korea Selatan, dan Jepang belum cukup membalikkan tren penurunan harga global yang masih tertekan isu surplus pasokan. Dari dalam negeri, sentimen negatif muncul setelah Kementerian ESDM menangguhkan operasional 190 perusahaan tambang, memicu kekhawatiran invest
INFOGRAFIS Batu Bara Anjlok, Dampak ke Emiten