KABARBURSA.COM - Tekanan terhadap nilai tukar rupiah dinilai kian meningkat di tengah ketidakpastian global, terutama akibat eskalasi konflik Timur Tengah yang berpotensi mengganggu stabilitas ekonomi dunia dan memicu lonjakan harga energi. Managing Director Political Economy and Policy Studies (PEPS), Anthony Budiawan, menilai pelemahan rupiah hingga menembus Rp20.000 per dolar AS bukan lagi sekadar skenario ekstrem, melainkan risiko yang semakin nyata seiring rapuhnya funda
INFOGRAFIS Ancaman Rupiah Rp20.000 Disorot PEPS